Bahaya Ciuman Cupang di Leher Bisa Sebabkan Nyawa Melayang, Ini Penjelasan Ilmiahnya

BANGKAPOS.COM - Bagi kebanyakan orang mungkin sudah tidak asing lagi dengan istrilah cupang.

Cupang merupakan salah satu jenis ciuman yang dilakukan dengan tambahan ciuman sedotan yang kuat yang akhirnya menimbulkan bekas kemerahan atau kadang kebiruan.

Ciuman cupang disebabkan oleh gigitan yang biasanya terjadi di leher atau paha bagian dalam.

Pembuluh darah kapiler yang berada di kulit pun pecah ketika hal tersebut dilakukan dan menyebabkan permukaan kulit terlihat merah.

Namun tahukah jika ciuman ini berbahaya?

Baca: 5 Gejala Serangan Jantung Saat Tidur, Jangan Sepelekan Ya!

Seorang laki-laki remaja di Meksiko meninggal setelah mendapat ‘gigitan cinta’ (love bite) atau cupang dari kekasihnya.

Gigitan pada lehernya membekas dan membentuk gumpalan darah yang menyebabkan dia menderita stroke fatal, seperti dilaporkan Daily Mirror yang dikutip Grid.ID.

Julio Marcias Gonzales (17) mulai mengalami kejang-kejang saat ia duduk di meja makan dengan keluarganya.

Kejadian itu setelah ia selesai makan malam dengan pacarnya.

Baca: Kenali Gejala Si Silent Killer yang Membuat Mantan Wali Kota Romi Herton Meninggal Dunia

Paramedis pun bergegas ke rumah keluarga Gonzales di Iztapalapa, Mexico City, tapi tidak mampu menyelamatkan nyawa laki-laki remaja itu.

Dokter mengatakan, hisapan saat terjadi ‘gigitan asmara’ itu yang menyebabkan darah pada pembuluh yang terkena mengalami pembekuan sehingga aliran ke otak Julio tidak berjalan.

Akibat terhambatnya aliran darah itu, Julio Gonzales pun menderita stroke.

Pacarnya, seorang wanita berusia 24 tahun, dilaporkan telah menghilang setelah orangtua Julio menyalahkan dirinya atas kematian anak mereka.

Baca: Model Seksi Angela Lorenza Bagi-bagi Trik Bercinta dengan Cara Tak Biasa

Orangtua Julio dilaporkan telah menyetujui hubungan asmara anak mereka meski ada perbedaan usia tujuh tahun dengan sang pacar.

Ini bukan pertama kalinya gigitan cinta, juga dikenal sebagai cupang, telah menyebabkan stroke.

Seorang wanita Maori berusia 44 tahun menderita stroke ringan setelah menerima gigitan cinta dari pacarnya, seperti dilaporkan Daily Mirror.

Dokter berjuang untuk menemukan penyebab stroke sampai mereka melihat memar di sisi kanan lehernya.

Wanita itu mengatakan, kekasihnya menggigit lehernya beberapa hari sebelumnya.

Baca: Kaum Hawa Wajib Baca, Nih 4 Alasan Kenapa Tak Boleh Lepas Bra Terlalu Lama

Petugas medis mengatakan, gigitan dekat arteri utama telah menyebabkan gumpalan darah dan hal itu pula yang menyebabkan aliran ke jantung wanita itu terganggu sehingga ia mengalami stroke.

Wanita itu mengalami kehilangan gerakan di lengan kirinya dan kasus itu dilaporkan oleh New Zealand Medical Journal.

Teddy Whu, salah satu dokter yang merawat wanita itu, mengatakan, akibat gigitan cinta ada banyak darah yang terhisap ke area yang terkena gigitan.

"Ada gumpalan darah di arteri di bawah cupang itu berada," katanya.

Stroke dapat menyebabkan berbagai tingkat kelumpuhan dan kematian. 

(Grid.ID/Alfa Pratama)