Kista Jenis Ini yang Menyebabkan Caca Tengker Belum Juga Hamil

BANGKAPOS.COM - Sejak pernikahannya yang digelar pada 16 April 2017, pemilik nama lengkap Alsi Mega Marsha Tengker atau yang lebih dikenal Caca Tengker ini belum hamil juga.

Ternyata, baru-baru ini terungkap penyebab mengapa istri dari Barry Tamin ini tak juga berbadan dua.

Melalui akun instagramnya, Caca menuturkan bahwa ia telah melakukan pemeriksaan kesehatan organ reproduksinya di sebuah klinik.

“Aku lagi ngecek kesehatan organ reproduksiku ke ahlinya, dokter @ariepolim di @morula_ivf (Bunda International Clinic, Menteng, Jakarta Pusat). Kita dapetinformasi yang jelas dan lengkap banget,” tulisnya pada caption.

Saat hasil pemeriksaan keluar, diketahui bahwa adik kandung dari Nagita Slavina ini memiliki masalah kista hormonal yang menghambat kondisi kesuburannya.

“Aku baru tahu kalo ternyata aku punya masalah kista hormonal, yang ini bisa menjadi faktor penghambat kesuburan.”

Dokter pun menyarankan bahwa masalah kista hormonal yang tengah dihadapinya ini harus diobati sampai hilang, barulah Caca bisa melaksanakan program kehamilan.

“Dari sini aku tahu ternyata ada banyak macam kista yang bisa mengganggu organ reproduksi perempuan. Jadi sekarang aku lebih ngerti dan percaya pentingnya cek kesehatan!,” ungkapnya mengakhiri.

Perempuan akan lebih berpotensi mengalami gangguan kista jika memiliki riwayat kista dari keluarga terutama ibu, riwayat kista pada yang bersangkutan sebelumnya, obesitas, tidak punya anak atau belum pernah hamil, pemakaian bedak di daerah kelamin pada masa bayi dan anak-anak, serta sering mengonsumsi junk food atau makanan yang dibakar.

Jika kista itu sifatnya jinak dengan diameter kecil, maka kista tidak mengganggu kesuburan.

Artinya, pasangan masih tetap punya anak meski di indung telur istri ada kista.

Ingat, indung telur atau ovarium itu ada dua.

Jika satu terganggu karena kista, yang lainnya dapat menggantikan.

Meski begitu, memeriksakan ke dokter kandungan tetap dianjurkan agar kista itu tidak membahayakan kehamilan.

Kista dapat mengganggu kesuburan bila aktif dan ukurannya terus membesar.

Selain itu, kista endometrioasi dapat mengganggu kesuburan karena menyebabkan perlengketan.

Kondisi ini dapat mengganggu pelepasan sel telur, sehingga menyulitkan pembuahan.

Kista endometriosis juga dapat menyebabkan reaksi terhadap kekebalan yang dapat mengganggu fungsi pada sel telur, pada sperma juga pada embrio dengan alami.

Kista umumnya tidak ganas, tetapi ada juga yang bersifat kanker.

Meski tidak ganas, adanya kista di ovarium biasanya mengganggu siklus menstruasi mengganggu kesuburan.

Juga menimbulkan rasa nyeri di perut bagian bawah. Karena itu, jika terdapat kista sebaiknya segera minta penanganan dokter ahli. (*)