Begini Kondisi Bayi Lahir Dalam Toilet Sekolah di Belinyu, Ada Lebam di Wajahnya

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bayi perempuan yang dilahirkan ibunya dalam toilet sekolah sebuah SMK Swasta di Belinyu Bangka, Kamis (28/9/2017) lalu, kondisinya kini, Selasa (3/10/2017), sehat-sehat saja. Namun, ada bekas lebam di wajah bayi berumur lima hari itu.

Direktur RSUD Sungailiat, dr Jasminar diwakili Humas RSUD, Zulfikar ketika dikonfirmasi Bangka Pos Group, Selasa (3/10/2017), memastikan bayi masih dirawat di rumah sakit ini.

"Bayi berjenis kelamin perempuan, berat 2,6 kg, tadi (Selasa Petang), masih mendapat perawatan," katanya.

Kondisi bayi secara umum berdasarkan pemeriksaan tim dokter RSUD Sungailiat, menurut Zulfikar, baik-baik saja. Namun terlihat secara fisik, terdapat lebam di wajah bayi.

"Bayi diawat di ruang neonatus (RSUD Sungailiat), dan sekarang (Selasa Petang) bayi menjalani petawatan karena ada tampak sedikit lebam di wajah," katanya.

Mengenai apa penyebab lebam tersebut, Zulfikar tak menyebutkan. Tim dokter menurutnya masih menganalisa soal lebam yang dimaksud.

"Apa penyebanya? Itulah yang masih belum bisa dipastikan, apakah karena benturan atau bawaan medis pasien (bayi). Rencananya akan ST SCAN ke pasien (periksa lanjutan). Namun demikian, kondisi bayi ini stabil (sehat)," katanya.

Mengenai ibu bayi, yang masih berstatus siswi sebuah SMK Swasta di Belinyu? Zulfikar mengakui, awalnya sempat dibawa ke RSUD Sungailiat, pasca melahirkan bayinya

"Namun si Ibu bayi tidak dirawat. Ibu bayi sehat, dan sejak awal masuk (RSUD Sungailiat), memang tidak dirawat (tidak rawat inap)," katanya.

Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian, Selasa (3/10/2017) malam menyatakan, status ibu bayi atau sisiwi SMK Belinyu yang dimaksud masih sebagai saksi.

"Untuk saat ini siswi atau ibu bayi itu, dalam pemeriksaan sebagai saksi. Sedangkan kondisi bayi, meskipun sebelumnya agak mengkhawatirkan namun setelah dilakukan perawatan oleh medis, kondisi bayi saat ini Alhamdulillah baik, dan masih tetap dirawat di RSUD Sungailiat," katanya.

Sehari sebelumnya, kepada Bangka Pos Group, Sophian menyatakan, pihak kepolisian telah menangkap seroang pria berinisial ES alias DM (25 ), Buruh Harian, Warga Kampung Batutunu Kuto Panji Belinyu.

Tersangka ES alias DM ditangkap terkait laporan ayah siswi tadi ke polisi, sesuai Laporan Polisi (LP) Nomor : LP/B-446/X/2017/Babel/Res. Bangka/Sek Belinyu, Minggu Tanggal 1 Oktober 2017.

Laporan ayah korban, BJ menyebutkan tentang tindak pidana persetubuhan terhadap anak bawah Umur atau pada anaknya. Korban, sisiwi SMK tersebut kemudian melahirkan di dalam toilet sekolahnya, sebuah SMK Swasta di Belinyu Bangka.

Perbuatan tersangka pelaku melanggar hukum, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 2 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2012 tentang perlindungan anak.

Sementara itu, keterangan korban kepada ayahnya dan juga polisi, diketahui Tersangka ES alias DM, Warga Batutunu Belinyu menggaulinya pertamakali, Bulan Febuari 2017 di bawa pohon di kawasan bekas tambang timah Batutunu Belinyu.‬

‪"Mendapat laporan tersebut selanjutnya sekira pukul 16.00 WIB, anggota Polsek Belinyu berhasil mengamnkan pelaku di rumah temannya di Kampung Batutunu Kelurahan Kutopanji Belinyu," tegas Sophian memastikan, hingga Senin (2/10) malam, tersangka pelaku masih diamankan di ruang tahanan Polsek Belinyu.