1.842 SIM Belum Tercetak Karena Bahan Baku Kosong

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ajie Gusti Prabowo

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Satuan Lalulintas Polres Pangkalpinang mengakui masih ada sekitar 1.842 Surat Ijin Mengemudi (SIM) yang belum tercetak karena adanya kekosongan bahan baku sejak dua bulan terakhir ini.

Hal itu bukan hanya terjadi di wilayah Pangkalpinang namun juga hampir di seluruh Indonesia.

"Tetapi ada surat pengganti sementara yang berlaku sama seperti SIM, kita juga masih menunggu bahan bakunya yang sudah ada untuk mengisi kekosongan ini," kata Kasat Lantas Pangkalpinang, AKP Widya mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Noveriko A Siregar, Kamis (5/10/2017).

Menurutnya, jika dirata-rata dalam sehari ada sekitar 30 orang lebih yang mengurus pembuatan maupun perpanjangan SIM kendaraan bermotor.

"Untuk pengurusannya sama tetap melakukan uji tertulis dan praktik. Pembuatan SIM C seharga Rp 100 ribu dan SIM A senilai Rp 120 ribu, untuk perpanjangnya SIM C sebesar Rp 75 ribu dan SIM A sebesar Rp 80 ribu," ujarnya.