5 Tanda Tubuh Anda Sudah Kena Diabetes

BANGKAPOS.COM - Banyak orang yang tidak tahu jika dirinya terkena diabetes.

Lepas dari itu, diabetes memang harus ditangani sejak dini.

Caranya bagaimana?

Ya tentu saja dengan mengenali tanda-tanda atawa gejalanya.

1. Gangguan atau infeksi gusi

Gangguan sakit pada gusi ternyata dapat dilihat sebagai gejala awal diabetes.

Menurut penelitian The Journal BMJ Open Diabetes Research & Care, orang yang terkena gangguan pada gusi hingga parah dapat didiagnosis memiliki gula darah yang tinggi.

Hal ini dikarenakan adanya peradangan pada gusi dan menyebabkan terjadinya diabetes karena gula darah semakin tinggi.

2. Perubahan warna kulit

Selain dari kondisi gusu, kita juga bisa mengenali adanya diabetes dari perubahan warna kulit di belakang leher.

Baca: Segini Banyaknya Nasi yang Harus Dikonsumsi Sesuai Anjuran Medis

Jika warna kulit leher berwarna hitam, kita harus segera memeriksakan kondisi gula darah kita ke dokter.

Mengapa di bagian leher?

Menurut Dr. Tamler tanda hitam di leher dapat diartikan sebagai hilangnya kepekaan terhadap hormon tubuh kita yang biasa digunakan untuk mengatur glukosa pada tubuh.

3. Tidur siang dengan waktu yang lama

Orang-orang yang tidur siang lebih dari satu jam,  45 persennya cenderung mengalami diabetes dibandingkan dengan orang yang kurang tidur siang atau tidak tidur sama sekali.

Hal ini merupakan peringatan untuk kita agar segera periksa ke dokter karena resiko diabetes ada di diri kita.

4. Gangguan pada penglihatan dan pendengaran

Gula darah tinggi dapat merusak cairan retina pada bola mata kita.

Jika kadar gula darah tinggi penglihatan akan kabur.

Jika gula darah normal, maka penglihatan akan kembali seperti semula.

Selain itu gula darah yang tinggi juga dapat mempengaruhi sel-sel saraf di telinga dan menyebabkan gangguan pendengaran.

5. Rasa aneh pada kaki

Rata-rata 10 hingga 20 persen orang yang didiagnosis diabetes sudah mengalami kerusakan pada saraf terkait penyakit yang dideritanya.

Pada tahap awal terdiagnosis diabetes, kita biasanya merasakan kesemutan pada kaki, atau semakin berkurangnya keseimbangan pada saat kita menggunakan sepatu hak tinggi atau berdiri terlalu lama.

Maka, saat kita merasakan hal ini penting bagi kita untuk memeriksakan diri kita ke dokter. 

(Intisari-Online/Gavriel Sukma)