Pangkalpinang Tuan Rumah MXGP 2018? Ini Jawabannya - Kini Sirkuitnya Penuh Kotoran Sapi

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Walikota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah mengatakan Pangkalpinang akan terus menjadi tuan rumah Motorcross Grand Prix World Championship (MXGP) tahun 2017. Ia bersama Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan berkomitmen buat mengupayakan dan menyukseskan kegiatan tersebut, Kamis (5/10).

Irwansyah menyebutkan awal Oktober 2017 lalu di Inggris, Pangkalpinang ditetapkan sebagai tuan rumah MXGP tahun 2018. Asia mendapatkan dua seri yaitu di Pangkalpinang dan semarang. Di Agendakan pada 20/6/2018 s.d 1/7/2018.

“Adanya MXGP dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi pariwisata Bangka kepada Dunia. Mengingat, berdasarkan survey penonton MXGP di seluruh dunia mencapai 1,4 Miliar,” kata Irwansyah

Ia juga mengaku beruntung memiliki rekan kerja seperti Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan yang mendukung pelbagai kegiatan Internasional maupun nasional guna memajukan kota.

“Kita bisa memanfaatkannya sebagai promosi pariwisata. Meskipun mayoritas orang tau bahwa distinasi wisata Indonesia adalah Bali tapi kita harus yakin dan percaya Pangkalpinang juga mampu menjadi objek wisata. Maka, dibutuhkan kerja sama dan sinergi dari banyak pihak,” papar Irwansyah.

MXGP adalah event balap motocross paling elit di dunia. Sama seperti MotoGP, event ini juga berada di bawah FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme).

Pada Maret tahun 2017, Bangka sempat menggelar seri kedua ajang tersebut. 

MXGP Pangkalpinang (Bangka Pos/Resha Juhari)

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menyebut Pemprov akan mengucurkan dana sebesar Rp 10 miliar untuk menyukseskan even tersebut.

"MXGP kita mensuport 10 miliar kita hibahkan ke IMI," kata Erzaldi saat ditemui di Pangkalpinang, Jumat (22/9/2017).

Pantauan bangkapos.com, tidak  banyak warga yang melintas dikawasan sirkuit Motocross World Championship atau yang lebih dikenal dengan MXGP pada hari itu.

Hanya ada beberapa hewan ternak berupa sapi yang memakan rumput yang tumbuh.

Di bagian tanjakan utama yang sebelumnya dijadikan lokasi finish acara motorcross itu terlihat tampak rusak hanya menyisakan kayu-kayu besar.

Dapat dilihat kayu-kayu yang sudah mulai rapuh tersebut sebelumnya digunakan sebagai penopang kontainer sebagai tanjakan yang kini sudah tidak ada lagi.

Hanya kotoran sapi dan rumput yang mulai tumbuh memenuhi sirkuit itu, air pun mulai menggenangi lubang yang ada dibagian kiri ujung sirkuit.

Hewan ternak bersertifikasi berada di kawasan bekas sirkuit Motocross World Championship atau yang lebih dikenal dengan MXGP di Belakang GOR Sahabudin, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (23/9/2017). Hingga selesainya perhelatan MXGP, lahan yang sekarang belum difungsikan kembali dan hanya ditumbuhi oleh rumput serta hewan ternak yang sedang dibangun kawasan itu. (Bangkapos/Resha Juhari)

MXGP sempat digelar di Babel pada 4 dan 5 Maret lalu. Namun belakangan tersiar kabar pemindahan lokasi penyelenggaraan di Sumatera Selatan. Pemindahan itu seiring jadwal resmi yang dirilis Youthstream pada Juli lalu.

Situs IMI melansir MXGP 2018 rencananya digelar di Palembang, Sumsel pada 8 Juli 2018. Persiapan pun sudah dilakukan tuan rumah lewat beragam fasilitas pendukung bertaraf internasional.

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin pada awal September lalu mengatakan Pemprov Sumsel berencana membangun Sirkuit Motorcross di atas lahan milik Pemprov seluas 7 hektare yang berlokasi di kawasan Jakabaring Sport City, Palembang. Kawasan Jakabaring dipilih karena lahan sudah tersedia dan memiliki area parkir yang cukup luas.

Selain menyiapkan MXGP, Sumatera Selatan juga terus bergerak mencari investor untuk menyelenggarakan ajang balap motor paling bergengsi MotoGP di Palembang pada 2018, setelah Asian Games.

Menurutnya, sejumlah investor sudah menyatakan ketertarikan untuk menanamkan modal pada bisnis ajang olahraga tersebut, namun ada juga beberapa yang menarik diri.

"Sumsel sedang fight supaya MotoGP ini tidak lepas. Ini luar biasa berat, apalagi Sumsel sudah dikejar tengat waktu. Tapi tidak masalah, kami biasa kerja yang mepet-mepet begini," kata Alex.

MXGP (Bangka Pos/Resha Juhari)

Diundur
Berselang beberapa hari dari pernyataan Alex Noerdin, Staf Khusus Gubernur Sumsel I Gede Bagus Suryanegara menyampaikan kabar penundaan MXGP 2018 di Palembang. Alasannya, arena balap berada di satu kawasan dengan tempat pertandingan Asian Games XVIII. Sementara Dewan Olimpiade Asia (OCA) mengharuskan pemerintah mensterilkan kawasan Jakabaring Sport City terhitung enam bulan sebelum pelaksanaan.

"Karena kepentingan yang lebih besar, Sumsel terpaksa merelakan ajang MXGP ditunda hingga 2019. Padahal awalnya ajang ini diharapkan menjadi promosi Asian Games dan sekaligus memperkenalkan Jakabaring Sport City," kata Surya.