Pelakor! Mahasiswi Ini Diberi Uang Saku Rp 9 Juta Tiap Bulan, Begini Pengakuannya

BANGKAPOS.COM -- Dalam himpitan ekonomi  serta meningkatnya biaya hidup pasti akan membuat setiap berusaha dengan berbagai cara untuk lebih banyak mendapatkan uang. Dan ada orang yang memilih 'cara jahat' untuk mendapatkan uang mudah.

Cerita yang diceritakan oleh seorang wanita yang menjadi wanita peliharaan pria beristtri hanya alasan untuk menemukan lebih banyak uang.

Wanita tersebut kemudian mencurahkan perasaan seperti dikutip dari halaman IIUM Confession oleh ohsembang.

Berikut curahan hatinya.

'Ingin Dapat Banyak Uang'  

"Salam. Saya adalah mahasiswa hukum di **** dan saat ini di semester terakhir. Hari ini saya ingin menceritakan tentang kisah hidupku.

Pernahkah Anda mendengar nama ayah dari gula (SD) / gula ibu? Dan gadis muda yang dijaga SD disebut Sugar Baby (SB).

Istilah awamnya adalah gadis ABG jadi simpanan pria beristri ataupun berondong yang menjadi simpanan tante-tante berkeluarga.

Saya berasal dari keluarga sederhana, lahir dan tinggal di Kuala Lumpur. 

Saya memiliki tampilan yang cantik dan tubuh saya cukup kecil.

Jika Anda melihat saya, saya harus mengingat ulang tahun ke 20 saya saat berusia 28 tahun.

SB 

Bagaimana saya bisa terjebak dalam SB? Karena saya mencari lebih banyak uang.

Saya punya beberapa platform online untuk SD & SB. Waktu saya mulai mendaftar, saya awalnya ketakutan.

Awalnya saya tidak pernah berpikir untuk menjadi SB, karena merasa masih kecil.

Saya dijaga oleh seorang pria berumur 34 tahun. Dia lelaki sukses dan telah menikah dan mempunyai dua orang anak.

Akan salah jika pada awalnya saya tidak merasa bersalah karena mengganggu keluarga.

Saya menjalani hari yang normal, pergi ke sekolah, mengerjakan tugas.

Setiap bulan diberi uang saku olehnya.

Sebagai imbalan uang saku, saya akan berteman dengan minuman dan berkunjung ke sebuah kafe terkemuka, kadang-kadang pergi untuk melihat wayang, kadang-kadang mengikutinya berjalan-jalan di kereta sambil mendengarkan cerita tentang pekerjaannya.

Uang saku yang diberikan cukup besar, sekitar RM3000 atau sekitar Rp 9,5 juta.

Tapi saya tidak boros, aku menghemat uang. Uang dipakai untuk makan, dan sebagian saya berikan kepada orang tua.

Terkadang saya pikir dia mentor saya, sesuatu yang saya tidak tahu kapan saya akan menunjukkan SD kepada Anda. 

* Tak Ada Seks

Pada kesempatan itu sang lelaki mengungkapkan alasannya menjadi SD.

Ia mengungkapkan alasannya memulai hubungan spesial tersebut.

"Aku mulai bosan dengan komitmen, sehingga itulah yang membuatnya kami berhubungan, karena kami tidak memiliki komitmen apapun,"

Istrinya selalu sibuk jadi terkadang saya butuh teman ngobrol.

SB ()

"Kita tidak pernah tidur sama sekali, apalagi ringan. Ketika saya berkenalan, saya berkata "Tidak ada seks", saya bisa berteman saat dia diam saja. Jangan kaget, terkadang saat kita keluar sama, saya berjalan kaki sebentar di surau untuk shalat. Saya tidak mau bilang saya baik tapi alhamdulillah saya tetap menjaga batasnya," kata SD.

Kebohongan bahwa jika godaan itu tidak ada, tapi menurut SD dirinya masih berusaha mempertahankannya.

Ingin Berhenti

Sementara SB memiliki niat untuk berhenti,tapi tidak dalam waktu dekat.

"Uang saku yang saya dapatkan dari semua yang saya dapatkan, saya membuat modal usaha. Meskipun saya akan menjadi pengacara, saya sangat tertarik untuk membuka bisnis jadi saya hanya SD untuk jalan dan dana. Saya tidak yakin uangnya ilegal. Terkadang dilema juga. Karena kita tidak berhubungan seks, kita hanya berteman dekat dan keluar bersama," katanya.

Dirinya berharap tidak ada teman dekat atau siapapun mengetahui hal ini.

"Jika bocor memang kecelakaan saya. Karena reputasinya sangat baik diantara keluarga, teman serta dosen.

Ada beberapa dosen wanita yang mencintai saya dan selalu memberi semangat untuk mencapai tujuan saya. Jika saya mencintai Anda semua, saya tidak tahu apa yang saya cari," katanya.(*)

Baca: Wow! Egy Maulana Vikri Masuk Daftar 60 Pemain Muda Terbaik di Dunia, Ini List Namanya