Heboh! Tak Ada Jejak Bandit, Suami Istri dan Dua Anak Tewas Tergeletak di Dalam Rumah

BANGKAPOS.COM, LUBUKLINGGAU - Satu keluarga terdiri dari suami isteri yaitu Chandra (39) dan Eliza Haryani (38) dan dua orang anaknya M Fahri Nizarullah Lisandra (10) dan M Afif (tiga bulan) ditemukan tewas di rumahnya di RT01 Kelurahan Ulak Lebar Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Jumat (6/10/2017).

Diduga empat korban meninggal dunia akibat keracunan asap genset yang dinyalakan pada malam harinya saat mati lampu.

Chandra ditemukan tewas dengan posisi badan terlentang.

Di sekitar tubuhnya ditemukan banyak bekas muntah.

Baca: Kirim Foto Toples di Kota Ini Bisa Dipenjara, tapi Berhubungan Intim dengan ABG Boleh Saja

Posisinya di dekat pintu kamar depan dengan posisi kepala kearah dapur rumah.

Sedangkan isterinya Eliza Haryani ditemukan dalam posisi terlentang di sekitar tubuh banyak muntah, posisi berada di dapur kepala dekat dengan kulkas.

Adapun anak mereka M Fahri Nizarullah Lisandra ditemukan dalam posisi terlentang mulut mengeluarkan busa atau cairan.

Di sekitar tubuhnya ditemukan banyak muntah, dengan posisi kepala korban berada pas di depan pintu kamar depan posisi kaki ke ruang tamu.

Dan korban M Afif Wahyu Ramadhan, ditemukan di dalam kamar.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com menyebutkan, pada Kamis (5/10/2017) sekitar pukul 18. 30 Wib lampu listrik (PLN) padam.

Selanjutnya sekitar pukul 20.00, tetangga korban masih melihat bahwa Chandra dan Eliza Haryani sambil menggendong anak bungsu mereka M Afif Wahyu Ramadhan berada di teras depan rumah.

Tak lama kemudin tetangga korban, Rosita melihat Chandra memasukkan mobil ke garasi rumah.

Dan tak lama kemudian terdengar suara genset dihidupkan dari dalam rumah korban, sekitar pukul 20.15.

Pada tenggah malam sudah tidak lagi terdengar suara gensetdari dalam rumah korban dan tetangganya tidak tahu apa yang terjadi di dalam rumah korban.

Keesokan harinya, Jumat (6/10/2017) sekitar pukul 07.00, Bambang Heriyanto yang merupakan adik kandung korban Eliza Haryani datang.

Bambang mengetuk pintu dan kaca jendela rumah, namun tidak ada jawaban.

Merasa curiga, Bambang kemudian mencongkel jendela bagian depan rumah dengan menggunakan linggis lalu masuk ke dalam rumah.

Bambang kemudian kaget melihat tubuh keponakannya M Fahri Nizarulkah Lisandra tergolek di ruang tamu dengan hidung mengeluarkan busa atau cairan.

Di sekitar tubuh korban banyak muntah.

Di dekatnya ada kakak iparnya Chandra dengan kondisi yang sama.

Kemudian Bambang melihat kedalam kamar dan melihat keponakannya yang paling kecil M Afif tergolek diatas kasur kamar belakang.

Saat ditemukan, M Afif diduga masih hidup sehingga ia berinisiatif meminta pertolongan warga untuk membawa korban ke rumah sakit.

Namun akhirnya diketahui bahwa M Afif juga meninggal dunia.

Kemudian di bagian dapur rumah, Bambang melihat kakak perempuannya Eliza Haryani dengan posisi terlungkup dengan kepala di dekat kulkas dan kaki dekat genset, sudah dalam keadaan meninggal.

Di sekitar tubuh banyak muntah, kemudian saksi berinisiatif untuk membalikkan tubuh korban untuk melihat apakah ada tanda tanda kekerasan atau tidak.

"Diduga keempat korban meninggal akibat menghirup Karbon Monoksida (CO) dari asap genset," ungkap Kapolres LubuklinggauHajat Mabrur Bujangga melalui Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin, Jumat (6/10/2017).  

(Sriwijaya Post/Ahmad Farozi)