Meski Matanya Buta, Ajaibnya Gadis Cilik Ini Hapal Al Quran, Bikin Bintang Film India Takjub

BANGKAPOS.COM--Mungkin belum banyak orang yang kenal nama Maysita. Dia adalah gadis cilik berusia 9 tahun penyandang tuna netra.

Asal tahu saja, ternyata Maysita ini seorang Hafidzoh Al Quran (Penghapal Al Quran).

Maysita yang ditemui di lokasi syuting sinetron drama serial 'Malaikat Tak Bersayap' garapan Verona Pictures dan Antv ini terlihat sangat ceria.

Rupanya keberadaan Maysita di situ karena ia ikut terlibat dalam produksi  pembuatan sinetron drama serial  yang penuh inspirasi ini.

Dalam salah satu episodenya, ia memerankan  tokoh seorang gadis cilik bernama Azka, penyandang  tuna netra  namun mempunyai kelebihan mampu menghafal Al quran.

Dalam sinetrion ini ia beradu akting dengan Shaheer Sheikh yang berperan sebagai Arya, sosok yang turun ke bumi dalam wujud manusia untuk menolong sesama.

Dalam cerita ini,  Arya menolong Azka dan Neneknya (Yati Surachman) dari gangguang penjahat.

Menurut Ny Irawati, anaknya itu sudah bisa menghapal Al Quran sejak berusia 4 tahun.

Keajaiban Terjadi Pada Maysita

Dia dan suaminya sempat kaget setelah mengetahui bahwa anak keduanya itu ternyata hapal surat-surat Al Quran.

Hal itu diawali dari melihat lantunan ayat ayat suci Al Quran yang dibawakan qori  atau qoriah di televisi.

Rupanya ingatan kuat dari Maysita yang menjadikannya bisa menghapal lantunanayat ayat suci tadi.

Jadi, apa yang terjadi pada Maysita bisa dibilang sebagai sebuah keajaiban atau hidayah.

“Saya sempat kaget, karena tiba-tiba ia bisa melantunkan beberapa surat Al Quran padahal saya tidak mengajarinya atau menyekolahkannya di madrasah, rupanya ia menghapal surat Al Quran itu dari tayangan di televisi”, kata Ny Irawati.

Setelah mengetahui kelebihan anakya itu , orangtua Maysita membelikan kaset atau VCD yang berisi lantunan ayat suci Al Quran.

Sekarang, saat berusia 9 tahun ia telah menghapal 17 juzz.

"Saya  bersama keluarga tak menyangka Maysita bisa seperti ini, ini mungkin suatu mukjizat dari Allah, memberikan kelebihan pada orang 'spesial' seperti Maysita,” tambah Ny Irawati sambil menitikkan air mata.

Maysita memilih asyik menyimak lantunan ayat suci Al Quran dari VCD kemudian menghapalnya.

“Saya nggak pernah main ke luar rumah, mengingat konsdisi saya seperti ini. Saya hanya main bersama adik saya yang paling kecil. Setelah itu saya belajar menghapal Al Quran selama satu jam dibimbing ayah dan bunda,” ujar Maysita sambil tersenyum.

Ny Irawati mengatakan tak menyangka bisa mempunyai anak yang mempunyai kelebihan seperti Maysita.

Padahal bocah kelahiran  1 Juli 2008 ini lahir tidak normal, yaitu  prematur saat usia kandungan baru 6 bulan  20 hari dengan berat 1 kilogram.

Tidak ada firasat atau tanda tanda apappun kalau ia bakal memiliki anak yang pandai menghapal Al Quran.

Maysita Dipuji Bintang India

Maysita dan Shaheer Sheikh (Wartakota)

Sementara itu, Shaheer Sheikh kawan bermain dalam sinetron drama serial 'Malaikat Tak Bersayap', menyebut Maysita sebagai anak yang ajaib.

 “Saya sempat meniktikkan air mata saat mendengar Maysita melantunkan ayat ayat suci Al Quran. Saya sendiri baru tahu kalau dia ternyata seorang hafidzoh (penghapal Al Quran)," ujar Shaheer Sheikh.

"Saya merasa senang bisa beradu akting dengannya, dan sayapun kayaknya harus belajar banyak tentang kandungan isi Al Quran kepada dia (Maysita)," tambah Shaheer sambil mengelap air mata yang menetes di pipinya.

Maysita ternyata tercatat pernah mengikuti audisi acara Hafidz Indonesia dan ia hanya berhasil memamsuki babak 7 besar.

“Saat ini saya sedang menghapal mundur dari juzz 29 dan 30,” ujar Maysita.
Di akhir perbincangan penggemar lagu lagu dangdut Rita Sugarto ini meminta dukungan dan doanya kepada khlayak pemirsa agar cita-citanya menjadi artis yang hapal Al Quran bisa tercapai.

“Mudah mudahan mellaui sinetron drama sewrial ini bisa menjadi sarana dakwah saya  kepada masyarakat dan semoga bermanfaat,” kata Maysita.

Mari kita doakan semoga cita-cita mulia penghapal Al Quran ini dikabul Allah SWT. (Wartakotalive.com/Nur Ichsan)