Pulau Kelapa Terancam TI Apung

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pulau Kelapa tepatnya di lokasi Batu Bulur di Teluk Kelabat Belinyu, terancam aktivitas tambang inkonvensional (TI) apung.

Empat unit ponton TI apung, sejak Kamis kemarin sore sudah masuk ke sekitar Pulau Kelapa.

Melihat keberadaan ponton tersebut, nelayan dan Lembaga Kelautan Perikanan Indonesia (LKPI) Bangka, langsung menghubungi pemilik ponton, karena sebelumnya nelayan sudah menerima informasi soal kepemilikan ponton.

"Setelah menerima informasi, kami dan nelayan langsung turun ke ponton, kami himbau agar menarik pontonnya keluar dari Pulau Kelapa, karena kalau sampai beroperasi maka akan mengancam keberadaan kawasan obyek wisata pulau Kelapa," ujar Hanif kepada bangkapos.com Jumat (6/10/2017).

Dikatakan Hanif, sebelum turun ke ponton di sekitar Pulau Kelapa, nelayan sudah menghubungi pemilik ponton, tapi yang mengangkat HP yaitu istri dari pemilik ponton.

"Kami sarankan ke pemilik ponton, kami lakukan pendekatan secara persuasif, agar keluar dari Pulau Kelapa. Lalu pagi tadi, laporan nelayan, bahwa dari empat ponton, tiga diantaranya sudah nggak ada ditempat, satu masih ditempat dan mendapatkan pengawasan dari nelayan, agar ponton segera ditarik keluar," jelas Hanif.