Sering Sakit, Mau Berobat Tak Ada Duit, 45 Anggota Keluarga Ini Akhirnya Sukses Jadi Dokter

BANGKAPOS.COM - Memiliki jumlah keluarga yang banyak, bahkan mencapai puluhan bisa menjadi kebanggaan sendiri bagi seseorang.

Terlebih lagi jika secara keseluruhan keluarga menyandang gelar dokter.

Seperti keluarga Lim Tang Too, sepatutnya mendapat tempat dalam Guinness Book of World Records karena mempunyai anggota yang paling banyak menjadi dokter.

Seperti dilansir New Straits Times, keluarga ini berjumlah 45 orang yang terdiri dari anak, cucu dan cicit dari Lim.

Lim, melalui anaknya, Loo Siew Chin, memberi penekanan terhadap pendidikan bagi ke 11 anak mereka dan hasilnya delapan dari mereka menjadi dokter.

Loo yang pernah menjadi penoreh getah bersama suaminya, mengatakan walaupun menghadapi kesusahan untuk menghidupi keluarga besar dengan pendapatan mereka yang tidak seberapa.

"Kami tidak pernah patah semangat untuk menjalani kehidupan ini, kami menikmati kehidupan ini sampai dengan bisa sesukses sekarang ini," ujarnya.

Dari 45 orang dokter, 20 di antaranya menyandang gelar dokter pakar dan seorang bergelar profesor madya di Universitas Malaya.

Dari sembilan anak lelaki dan dua anak perempuan Loo, anak lelaki sulungnya, Datuk Dr Lim Boon Sho, kini mengendalikan Klinik Lim di Nibong Tebal.

Menurut Dr Boon Sho, ayahnya yang telah memberi semangat kepada mereka untuk menjadi doktor supaya dapat menolong adik beradik lain yang sering sakit.

Dr Boon Sho, anggota kelurga Lim yang pertama mendapat kelulusan sebagai dokter mengatakan dia mulai mengikuti pendidikan dalam bidang pengobatan di India pada 1964.

"Semasa kanak-kanak, kami sering jatuh sakit dan ayah saya menghantar kami ke rumah sakit besar untuk mendapatkan perawatan. Disebabkan karena tidak ada biaya, ayah saya mendapat ide agar terdapat seorang dokter dalam keluarga kami agar dia boleh menjaga yang lain," katanya.

“Setelah saya menamatkan pengajian, seorang demi seorang adik saya juga mengambil jurusan yang sama," katanya.

Dr Boon Sho, yang pernah menjadi anggota Dewan Undangan Negeri Sungai Bakap dari 1986 hingga 1990 mengatakan selepas kematian ayahnya sembilan tahun lalu, keluarga itu menjadi semakin mencintai dunia pengobatan.

"Kami adik-beradik sering berbincang mengenai pengobatan, tetapi kami tidak memaksa anak kami menjadi dokter. Kami hanya ingin mereka mendapat pendidikan yang baik," ujarnya.

10 adik Dr Boon Sho, tujuh orang menjadi doktor, yaitu Dr Lim Boon Sin (68), Dr Lim Boon Ben (66), Dr Lim Boon Seng (64), Dr Lim Boon Hock (58), Dr Lim Boon Han (55), Dr Lim Boon Kiong (52), dan Dr Lim Boon Aik (50).

Sementara itu, Dr Boon Han yang juga mengurusi Gerakan Nibong Tebal berkata dengan terdapat lebih 45 dokter dan pakar dalam keluarganya, mereka menargetkan akan membuka sebuah rumah sakit swasta yang dikendalikan keluarga Lim.

"Mungkin suatu hari nanti, kami dapat perkenalkan sebuah rumah sakit keluarga Lim, tetapi semua itu masih terlalu awal dan baru direncanakan saja," ucapnya.

(Sriwijaya Post/Tresia Silviana)