BI Bekukan Paytren, Ustadz Mansur Posting Ini di Instagram

BANGKAPOS.COM - Layanan isi ulang (top-up) uang elektronik Paytren milik Ustaz Yusuf Mansur dibekukan oleh Bank Indonesia (BI).

Langkah BI terhadap Paytren menyusul pembekuan yang juga dilakukan terhadap tiga e-commerce: Tokopedia, Shoppee dan BukaLapak.

Berdasarkan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 16/11/DKSP tanggal 22 Juli 2014 tentang Penyelenggaran Uang Elektronik, penerbit uang elektronik wajib mendapatkan izin dari BI jika floating fund mencapai Rp1 miliar.

Seperti dikutip dari KONTAN, Direktur Program Elektronifikasi dan Inklusi Keuangan BI, Punky Purnomo Wibowo, mengatakan ada beberapa pertimbangan regulator sebelum memberikan izin uang elektronik ini.

"Sebelum memberikan izin penerbit uang elektronik ke e-commerce, BI akan memastikan keamanan IT terjaga dengan baik," kata Punky di Jakarta, Jumat, (22/9) lalu.

Pertimbangan lain adalah ketersediaan tim audit independen.

Sepanjang finansial audit dan beberapa aturan lain terpenuhi maka BI akan merestui izin pelaku e-commerce sebagai pemain baru uang elektronik.

Berdasarkan situs resminya, Paytren mengklaim sebagai sebuah peluang bisnis yang revolusioner.

"Kalau teman-teman ingin bayar listrik, air, pulsa, bayar-bayaran rumah tangga, pribadi, sampai nanti ke sekolah belanja, dan pengeluaran macem-macem dah. Maka menjadi anggota Paytren menjadi wajib! Sebab nanti sambil bayar, malah dapet duitnya," kata Yusuf Mansuf, Presiden Director PT Veritra Sentosa Internasional seperti dikutip di situs resminya.

Setelah pembekuan tersebut, Yusuf Mansur sempat memperbarui postingan di akun Instagram miliknya, @yusufmansurnew.

Diketahui, ada tiga postingan Yusuf Mansur terkait pembekuan Paytren oleh BI.

Tiga postingan tersebut diunggah Jumat (6/10/2017).

Postingan pertama diunggah 3 jam sebelum berita ini disusun.

Dalam unggahan itu, Yusuf Mansur memajang foto artikel pernyataan dirinya terkait pembekuan Paytren di sebuah laman surat kabar.

"Mksh Republika... Kabar Baik..." tulis Yusuf Mansur.

instagram.com/yusufmansurnew

Postingan kedua diunggah dua jam sebelum berita ini disusun.

Di postingan itu, ada kabar berita Yusuf Mansur dituding terlibat penipuan karena beberapa kali dipanggil polisi terkait bisnis investasi.

Namun, Yusuf Mansur menjawab itu fitnah.

Lalu, ada tulisan seseorang yang ingin menggalang kekuatan untuk menghadapi fitnah tersebut.

Yusuf Mansur menjawab lewat tulisan di unggahannya, "Yg bener, galang doa. Hehehe."

instagram.com/yusufmansurnew

Sementara postingan ketiga diunggah 1 jam sebelum berita ini disusun.

Dalam postingan tersebut, diunggah screenshot seseorang yang mempertanyakan kebenaran berita pembekuan Paytren oleh BI.

Di screenshot itu, Yusuf Mansur menjawab, "Doain ya. Dah saya jawab di IG. Wkt maqbuul nih. Jum'at sore."

Lalu di keterangan foto, Yusuf Mansur menulis seperti ini:

"Jum'at sore sampe maghrib, maqbuul. Doa dah. Doain saya ya. Titip. Doain PayTren. Silahkan liat postingan sblmnya soal ini."

instagram.com/yusufmansurnew