Kanal

Sirup Jeruk Kunci Khas Bangka Ini Banyak Diminati, Ini Khasiatnya

Hera Pemilik Usaha Mirrando Sirup Jeruk Kunci, Selasa (31/10) - bangkapos.com/Idandi Meika Jovanka

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Mirrando sirup jeruk kunci khas Bangka Belitung segar dan baik bagi percernaan.

Pemilik Usaha Mirrando, Hera mengatakan sirup jeruk kunci baik buat pelancaraan pencernaan dan bagi orang yang sedang program diet. Terutama, konsumsi di pagi hari karena kandungan vitamin C tinggi, Selasa (31/10).

“Jeruk kunci hangat bagus pula di minum menyembukan pilek. Disarankan penderita penyakit maag dan asam lambung agar tidak terlalu banyak meminumnya,” kata Hera

Hera menceritakan mendapatkan ide membuat sirup jeruk kunci sejak tahun 2012 karena melihat jumlah buah tersebut banyak dan murah. Selain itu, ia mendapatkan saran dari Teman Suaminya yang pernah mencoba sirup jeruk kunci di lestoran Bangka. Sejak saat itu, ia mulai mencari referensi cara membuat sirup.

Tahun selanjutnya, Hera mulai berani memasarkan produknya di tokoh oleh-oleh karena sudah mendapatkan ijin PYRT.

Ia pun menargetkan penjualan khus buah tangan wisatawan. Sebab, ia menilai jika masyarakat bangka bisa membuatnya sendiri.

Ia mengungkapan keinginan supaya sirup jeruk kunci jadi ikon minuman khas daerah, seperti cirebon ada sirup cangkolai. Sehingga, ia bekerjasama dengan dinas Perindah Kota Pangkalpinang maupun Provinsi Bangka Belitung, Dinas Koperasi, dan Dinas Pertanian buat memasarkan produknya. Sejak saat itu, ia sering di ajak pameran baik di dalam kota maupun luar, seperti ke Jogyakarta, Batam, Medan, dan daerah lainnya.

“Kami coba berani memperkenalkan sebagai ukm memproduksi sirup jeruk kunci, Allhamdulillah setiap pameran antusias orang luar sangat besar. Mereka sangat menyukai tester yang diberikan karena kesegaran dan keunikan rasanya. Apalagi diminum setelah makanan lemak tinggi dan amis,” jelas Hera

Hera mengungkapkan kegembiraannya saat pameran terkadang ada sejumlah pembeli sudah mengenal sirup jerup kunci buatanya, seperti di Tanggerang. Tidak hanya menjual ke tokoh oleh-oleh dan pameran saja, Mirrando juga bisa dipesan secara online. Tak heran penjualannya mencapai 800 botol perbulan dan meningkat 1500 botol saat hari libur.

Sirup buatan Hera sudah menyimpan ijin haki, cap halal, dan lengkap dengan nilai gizi dan nutrisi. Satu botol berisi 250 ml buat 5-6 gelas seharga Rp 15.000 s.d Rp 20.000. Ia mengatakan setiap botol bisa tahan 1 tahun, tapi setelah 6 bulanan warna berubah jika tidak di taruh di suhu dingin karena sifat asam tanpa pengawet.

“Peluang bisnis ini besar. Keuntungannya bekisar 30-40 persen, lumayan buat mencukupi kebutuhan dapur,” kata Hera.

Hera menyebutkan merek Mirrando sendiri berasal dari gabungan nama keluarganya. Yaitu, Mira, Nando, Amir, dan Hera. Saat di daftar ke haki juga belum ada yang menggunakan nama tersebut. Berbicara mengenai produksi, ia dibantu 4 karyawan. Proses pembuatan memakan waktu satu hari, perebusan paling lama 2 jam, baik air dan gula.

“Perihal bahan baku, kami kerjasama dengan petani, kadang mereka yang mengantarkan langsung ke rumah karena semakin hari jumlah permintaan semakin banyak,” jelas Hera

Hera berharap usahanya lebih maju dan menjadi minuman khas daerah Bangka Belitung. Ia juga berharap dapat berkerjasama dengan hotel-hotel sebagai welcome drink. Sehingga, tidak ada minuman lain selain khas Bangka.

Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com

Video Detik-detik King Kobra Ditangkap Kurir JNE di Perumahan, Warga Mengaku Lihat Ada 6 Ekor Ular

Berita Populer