Kanal

Mantan Pejabat Rupbasan Diduga Tukar Barang Bukti Balok Timah Palsu 1,6 Ton

Ilustrasi Balok Timah - net

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Perkara kasus tindak penggelapan barang bukti (BB) 1,6 ton timah beragam bentuk (balok & mangkok) di rumah penitipan barang sitaan (Rupbasan) Kota Pangkalpinang sampai saat ini terus dilakukan pengembangan penyidikan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pangkalpinang.

Terkait perkara ini Plt Kajari Kota Pangkalpinang, Maiza Choirawan SH melalui Kasi Intelijen Kejari Kota Pangkalpinang, Hendi Arifin SH mengatakan sejumlah barang bukti (BB) atau 1,6 ton timah (balok & mangkok) itu diduga digelapkan oleh oknum pegawai di instansi Rupbasan Kota Pangkalpinang berinisial JS.

Demikian hal itu diungkapkan oleh Kasi Intelijen Kejari Kota Pangkalpinang kepada wartawan, Kamis (2/11/2017) di gedung Kejari Kota Pangkalpinang.

"Oleh penyidik Kejari Kota Pangkalpinang JS kini ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus ini," kata Hendi saat itu.

Dalam modus kejahatannya, menurut Hendi JS diketahui tak lain merupakan mantan pejabat di instansi setempat (Rupbasan Kota Pangkalpinang) dengan cara menggantikan seluruh barang bukti (BB) berupa 1,6 ton timah balok & mangkok dengan sejumlah timah yang memiliki kadar rendah (SN) meski timah itu tampak masih berbentuk balok & mangkok.(*)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Viral Curhatan Penumpang Lion Air yang Tak Dapat Tempat Duduk: 'Suruh Nyari Sendiri Emang Kopaja'

Berita Populer