Kanal

Ketua DPRD Bangka Minta APBD 2018 Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

DPRD Kabupaten Bangka mengesahkan Ranca­ngan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2018 menjadi APBD Kabupaten Bangka di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Bangka, Kamis (30/11) . - Bangka Pos

SUNGAILIAT, BANGKA POS - DPRD Kabupaten Bangka mengesahkan Ranca­ngan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2018 menjadi APBD Kabupaten Bangka di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Bangka, Kamis (30/11).

Selain itu juga pada Rapat Paripurna tersebut DPRD Kabupaten Bangka mengesahkan raperda menjadi perda pencegahan dan peningkatan kualitas kualitas perumahan kumuh dan pemukiman kumuh serta raperda menjadi perda perubahan kedua atas peraturan daerah Kabupaten Bangka No 6 Tahun 2011 tentang retribusi izin tertentu.

Menurut Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian Napitupulu, RAPBD Kabupaten Bangka Tahun 2018 meliputi pendapatan daerah sebesar Rp 1.045.407.075.250 sedangkan belanja daerah sebesar Rp 1.081.207.075.250.

Untuk belanja daerah tersebut meliputi belanja tidak langsung sebesar Rp 625.268.575.750, belanja langsung sebesar Rp 455.938.499.500 dan defisit anggaran sebesar Rp 35,8 miliar.

Untuk pembiayaan daerah meliputi penerimaan pem­biayaan sebesar Rp 37 miliar dan pengeluaran pembiaya­an sebesar Rp 1,2 miliar.

Sedangkan pembiayaan netto sebesar Rp 35,8 miliar de­ngan sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) tahun berjalan sebesar Rp 0 (nol rupiah).

“Dengan disahkannya RAPBD Kabupaten Bangka Tahun 2018 kami berharap kepada bupati dan jajarannya agar pelaksanaan kegiatan pada tahun 2018 bulan Februari 2018 penyerapan anggaran lebih maksimal sekaligus dapat memberikan dampak bagi peningkatan perekonomian masyarakat,” harap Parulian.

Mengenai disahkannya dua raperda tersebut dia mengingatkan agar pemerintah daerah segera menindaklanjuti dan dapat meni­ngkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan ini juga Parulian mengucapkan selamat kepada Pemkab Bangka atas diperolehnya delapan penghargaan baik dari dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Penghargaan tersebut di antaranya Penghargaan Swastisaba Wistara sebagai Kabupaten Paling Sehat se-Indonesia Tahun 2017 yang diberikan oleh Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri, Penghargaan Road Safety Award sebagai Kabupaten dengan Keselamatan Berlalulintas Terbaik se- Indonesia yang diberikan Bappenas dan Menteri Perhubungan dan Penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM Terbaik se- Indonesia Tahun 2017 yang diberikan Menteri Hukum dan HAM.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos

Video Detik-detik Penangkapan Suami Istri Pengeroyok 2 Anggota TNI, Suci Menangis Dibawa Polisi

Berita Populer