Kanal

Ernawati Baru Selesai Shalat Dipukul Pakai Kapak Kemudian Dicabuli, Perhiasannya Dibawa Lari Ponakan

Polres Belitung, Senin (18/12) saat melakukan rekonstruksi terhadap pembunuhan korban Ernawati. - Pos Belitung/Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Keluarga korban mengamuk.  Mereka geram melihat pelaku Cecep (28) saat memeragakan pembunuhan terhadap Ernawati (42).

Ernawati dibunuh secara sadis, yang masih terhitung keponakan korban sendiri.

Polisi terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan berkali-kali untuk meredam amarah suami dan keluarga Ernawati (42).

Mereka mengamuk saat polisi melakukan rekonstruksi pembunuhan sadis di Belitung. 

Cecep sebagai pelaku menjadi target utama kemarahan keluarga korban. Dalam posisi panik inilah, polisi mengeluarkan tembakan untuk menenangkan warga. 

1, Bermula dari Dendam

Peristiwa pembunuhan terjadi pada Oktober lalu, tepatnya  Sabtu (21/10/2017) sekitar pukul 07.00 WIB.

Ernawati ditemukan sudah tewas dalam keadaan tergeletak di ruang tengah kediamannya dan dalam keadaan tidak menggunakan celana. Bagian kepala sudah dipenuhi darah. 

Informasi yang diperoleh posbelitung,  motif pembunuhan tersebut diketahui berlatarkan dendam pelaku terhadap suami Ernawati.

Sewaktu tiba di lokasi kejadian, suami korban sedang berada di pasar untuk berjualan. Korban menyambut kedatangan pelaku dan kemudian menanyakan apa keperluan pelaku bertandang ke rumah.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer