Kanal

Bangkai Penyu Terdampar di Arung Dalam Koba Kondisinya Menyedihkan, Ada Bekas Jeratan

- IST/ Yasir

BANGKAPOS.COM -- Sebagian tubuhnya sudah tinggal tengkorak, bau busuk sangat menyengat. Penyu yang ditemukan di perairan Arung Dalam Koba Bangka Tengah itu diperikirakan sudah mati beberapa hari.

Aktivis lingkungan, Yasir mendapati penyu itu sedang terapung di pinggir pantai Arung Dalam, Kamis (21/12/2017) pagi.

"Kami temukan di pingir pantai, kemudian dibawa ke darat. Kondisinya sudah mati," ujar Yasir kepada bangkapos.com.

Ketika diangkat, sebagian tubuh sudah rusak dan menimbulkan bau busuk.

"Kepala penyu itu tinggal tengkorak. Awalnya mau kami bawa, tetapi baunya busuk,' kata Yasir yang juga dikenal sebagai perintis di kawasan Mangrove Munjang Desa Kurau Barat.

Penyu terdampar ()

Belum diketahui penyebab matinya penyu tersebut, hanya saja Yasir melihat ada bekas jeratan di kaki kanan penyu itu.

"Tidak tahu persisnya apakah karena jeratan di kaki penyu itu mati. Mungkin juga karena cuaca ekstrim saat ini," kata Yasir.

Saat ini cuaca di perairan Bangka Tengah sedang ekstrim. Gelombang bisa mencapai 2,5 - 3 meter jika di tengah laut.

"Di pantai saja ombak bisa mencapai 1 meter, di kedalaman 7 meter ombaknya mencapai 3 meter," kata Yasir.

Terlepas dari cuaca dan penyebab matinya penyu itu, Yasir mengakui jika kondisi ekosistem penyu di perairan Bangka Tengah dalam kondisi kritis.(*)

Penulis: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer