Tragis, Bukan Bulan Madu yang Indah Pria Ini Malah Tewas Ditangan Kekasih Istrinya

BANGKAPOS.COM--Cinta memang tak bisa dipaksakan, seseorang pastilah memilih untuk menghabiskan sisa hidup bersama orang yang dicintai.

Namun, apa daya jika suatu kondisi, seorang gadis harus menerima pernikahan dengan orang yang tidak dicintainya. Dia adalah Vidyalakshmi (24) seorang gadis dari Chennai, India.

Keluarga Vidyalakshmi tidak setuju apabila dirinya menikahi teman masa kecilnya, Anand (24), yang telah dia kenal selama bertahun-tahun.

Sebagai gantinya, mereka mendorongnya untuk menikahi Anantharaman, seorang kerabat jauh yang cukup kaya.

Baca: Layak Ditunggu Akan ada 7 Kejadian Luar Biasa dan Menakjubkan yang Terjadi Pada 2018

Vidyalakshmi merasa tidak dapat menolak pernikahan tersebut dan menerima pinangan Anantharaman.

Mendengar rencana itu, Anand meminta Vidyalakshmi untuk kawin lari, tapi dia khawatir hal itu akan melukai ibunya yang menderita hipertensi.

Entah mereka kerasukan apa saat itu, tiba-tiba mereka merencanakan pembunuhan Anantharaman agar mereka bisa bersama kembali.

Vidyalakshmi merencanakan jadwal perjalanan bulan madu hingga detail terkecil, dan dia menyerahkannya ke Anand.

Baca: Ditanya Soal retaknya Rumah Tangga, Opick Mengaku Lebih Buruk Dibandingkan dalam Pemberitaan

Anand dan temannya Anburaj (21) akan mengikuti pengantin baru saat mereka dalam perjalanan berbulan madu.

Vidyalakshmi mengirimkan sms Anand untuk setiap langkah yang dialuinya.

Anantharaman membawa istrinya naik perahu melintasi sebuah bendungan Kundala di Munnar, lalu pasangan itu terbaring di tanah dan mengambil beberapa foto.

Anand dan Anburaj mendekati pasangan itu dari belakang. Tiba-tiba, mereka meraih tali kamera Anantharaman dan mencekiknya dengan tali itu.

Baca: Lebih Seram dari Toraja, di Daerah Ini, Banyak Warga Tewas Usai Menari-nari dengan Mayat

Vidyalakshmi melihat suaminya lemas, dan dia menyerahkan kalungnya ke salah satu pembunuhnya.

Dia menunggu orang-orang itu pergi dan kemudian berlari menjerit ke arah lain. Vidyalakshmi mengatakan kepada penduduk desa bahwa seseorang telah merampoknya dan membunuh suaminya tepat pada tanggal 25 Juni 2017 di Munnar.

Anand dan Anburaj kembali ke mobil dan meminta sopir untuk membawa mereka kembali ke hotel. Mereka tersebut berbicara tentang pembunuhan tersebut dalam bahasa asing dan sopir ternyata mengerti.

Sopir itu mengikuti mereka ke kamar hotel mereka, meminta bantuan petugas untuk mengunci ruangan dari luar, dan memanggil polisi.

Barang bukti didapat dari sms yang dikirim Vidyalakshmi dan catatan panggilan telepon. Polisi menginterogasi kedua tersangka dan mereka akhirnya mengaku.

Vidyalakshmi, Anand, dan Anburaj semuanya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.(*)