Kanal

Atasi Banjir ROB Pemkot Akan lakukan Normalisasi Sungai

Kepala Dinas PU Kota Pangkalpinang, Suparlan, - Zulkodri/Bangka Pos

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pangkalpinang, Suparlan Dulaspar mengatakan salah satu langkah pemerintah Kota Pangkalpinang, mengatasi banjir termasuk banjir ROB yakni dengan melakukan normalisasi.

" Banjir ROB ini, merupakan siklus tahunan, ditambah adanya super moon dengan naiknya air laut. Cara mengantisipasinya yakni dengan melakukan normalisasi sungai," ujarnya.

Dikatakan Suparlan, sejauh ini pihaknya dengan sejumlah instansi terkait terus berupaya menangulangi masalah banjir di Pangkalpinang.

" 2018 ini, kita ada kegiatan normalisasi sungai baik dari Daba, Provinsi, nilainya sekitar seratus miliar lebih. Normalisasi kita lakukan di Kolong Kacang Pedang, dan sungai Rangkui dimana ada pemukiman warga tergenang banjir ROB, itu aksesnya sungai Rangkui, memang sedang siklusnya, hanya saja kita khawatirnya datangnya hujan lebat," ucapnya.

Untuk kegiatan normalisasi sendiri, lanjut Sopian saat ini, sedang persiapan untuk pelelangan dokumen.

" Rencananya minggu depan sudah penyusunan rencana umum pengadaan (RUP). Kita juga berencana akan melaunching Eksavator (alat berat-red) long arm sebanyak dua unit. Alat berat inilah yang akan digunakan untuk melakukan pengerukan di daerah yang terdapat sedimentasi. Untuk dua alat ini kita tunggu maintenance dan intruksi walikota untuk launchingnya anggaran pembelian ini menghabiskan sekitar Rp 3,5 Miliar, " ucapnya.

Alat berat long arm ini, nanti difungsikan untuk melakukan pengerukan. Jadi apabila sudah berfungsi secara lancar. Maka untuk normalisasi yang skala kecil atau sedang tidak perlu melalui kontraktor lagi. Karena alatnya sudah ada.

" Tinggal kita masukkan anggaran maintenance dan pemeliharaannya saja, sama seperti pemeliharaan rutin," ucap Suparlan.(*)

Penulis: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

Sebelum Tewas, Anak Korban Pembunuhan di Bekasi Tulis Surat: Mama Papa Maafin Kakak Sudah Buat Marah

Berita Populer