Kanal

Pria Gangguan Jiwa Ini Hancurkan 4 Layar Monitor ATM, Bank Rugi Segini

Rilis kasus perusakan mesin ATM - (suharli/bangkapos)

Laporan Wartawan Bangka Pos, Suharli

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Kasus perusakan 4 mesin ATM akibat ulah tersangka Abdul Haris (37) mengakibatkan kerugian mencapai Rp 60 juta.

Kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dari Dokter Rumah Sakit Jiwa (RSJ) terkait kondisi kejiwaan pelaku yang telah merusak 4 unit layar monitor milik 2 bank BRI, Bank Mandiri dan Bank BNI yang berlokasi di Jalan Kampung Melayu (Bukit Merapin) Pangkalpinang.

"Kerusakan ke empat ATM diperkirakan Rp60 juta rupiah, Polsek Masih menunggu keterangan Dokter RSJ Sungailiat, terkait kejiwaan tersangka perusakan Abdul Haris (37)," ungkap Kapolsek Gerunggang, AKP Sayuti didampingi Kanit Reskrim Polsek Gerunggang, Aiptu Mardiono dalam jumpa pers yang dilakukan Polsek dan tim Opsonal Gerunggang Pangkalpinang, Selasa (13/2/2018).

AKP Sayuti menjelaskan, kerusakan satu  unit ATM sebesar Rp 15 juta, sedangkan yang rusak sebanyak 4 unit ATM. Sehingga total kerugian diperkirakan  Rp 60 juta.

Dalam jumpa pers, Kapolsek Gerunggang juga memperlihatkan rekaman CCTV kepada para wartawan. Dalam rekaman menampilkan aksi tersangka saat melakukan perusakan dengan menggunakan sebuah pipa besi yang dikeluarkan dari tas tersangka.

Disampaikan juga tersangka kasus perusakan Abdul Haris hingga hari ini masih berada di RSJ Sungailiat. Polisi masih menunggu surat keterangan dokter tentang kejiwaannya.  Abdul Haris diantar ke RSJ Sungailiat oleh anggota Polsek Gerunggang dan pihak keluarga.

"Berdasarkan keterangan dokter RSJ Sungailiat, tersangka dulunya pernah menjadi  pasien RSJ tersebut. Hingga saat ini Polsek gerunggang masih menunggu laporan dari Dokter RSJ sungai liat terkait Kejiwaan tersangka. Bila laporan dokter positif dinyatakan tidak waras tersangka akan di serahkan ke RSJ," ungkap Kapolsek.

Seperti diketahui, tersangka Abdul Haris ditangkap Senin (12/2/2018), siang, di kediamannya. Tersangka secara membabibuta merusak layar monitor ATM menggunakan pipa besi sekira pukul 3 pagi.

Aiptu Maryono memperlihatkan rekaman CCTV kepada para wartawan ((suharli/bangkapos))

Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer