Kanal

Eko Wijaya Kembali Pimpin Partai Demokrat Babel

Ketua DPD Partai Demokrat Babel Eko Wijaya - Bangkapos/agus nuryadhyn

Laporan Wartawan Bangkapos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Eko Wijaya dipercaya kembali untuk memimpin  DPD Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang kedua kalinya dalam Musyawarah Daerah DPD Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Babel ke 3 dan Muscab DPC Partai Demokrat kabupaten/kota, berlangsung di Ballroom Aston Soll Marina Bangka,  Rabu 28 Februari dan berakhir 1 Maret 2018. 

Kegiatan Musda dihadiri Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat Jend (Purn) Pramono Edy Wibowo, Eko Wijaya secara aklamasi di percaya oleh peserta Musda utusan dari Kabupaten/Kota se Bangka Belitung. 

Kepada Bangkapos, Jumat (2/3/2018), Ketua DPD Partai Demokrat BAbel terpilih, Eko Wijaya menjelaskan ini merupakan amanah dan dipercayakan kembali untuk memimpin DPD Partai Demokrat Babel. 

"Ini amanah dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat, maka wajib untuk memenangkan pada pemilihan kepala daerah tahun 2018, serta pemilihan legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019," ungkap Eko Wijaya. 

Dalam kesempatan ini, Eko mengucapkan terima kasih kepada jajaran DPP Partai Demokrat yang memberikan amanah untuk memimpin DPD PArtai Demokrat Babel lima tahun ke depan. 

Lebihlanjut kata Eko, hingga saat ini kader Partai Demokrat di Babel sudah bertambah.

Maka dalam penyusunan kepengurusan, akan dilakukan penyegaran kepengurusan. 

"Banyak kader baru yang masuk di Partai Demokrat. Maka dalam penyusunan kepengurusan dengan tidak meninggalkan kader yang lama," ujar Eko. 

Sementara itu  dalam acara pembukaan Musda dan Muscab Partai Demokrat di Bangka Belitung, 28  Februari 2018, Ketua  BPOKK DPP Partai Demokrat  Jend (Purn) Pramono Edy Wibowo mengemukakan agar kader Partai Demokrat untuk memenangkan kader yang diusung Partai Demokrat pada Pilkada tahun 2018. 

"Saya mewajibkan seluruh kader harus dan usaha pasangan yang diusung Partai Demokrat dalam pilkada 2018 menang," ungkapnya. 

Lebihlanjut Pramono mengemukakan bahwa Musda sesuai dengan aturan AD/ART yang dilaksanakan lima tahun sekali. 

"Musda yang dilaksanakan ini sesuai dengan ketentuan, apabila setelah lima tahun belum dilaksanakan, maka DPP akan menunjuk pelaksana," jelas Pramono. (*)


Penulis: agusrya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Pengakuan Wanita Penabrak Anggota Polisi usai Terobos Rombongan Presiden Jokowi

Berita Populer