Kanal

Puluhan Warga Bakar TI Beroperasi Dekat Pantai Teluk Uber

Tim Satpol PP dipimpin Kabid Penegakan Perundang-Undangan Satpol PP Achmad Suherman saat menunjukan peralatan TI yang dibakar warga, Rabu (6/3/2018) di Kawasan Hutan Lindung Pantau Teluk Uber. - Bangka Pos/Nurhayati

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Warga Lingkungan Teluk Uber dan Tanjung Pesona melakukan pembakaran tambang inkonvensional (TI) yang beroperasi di Hutan Lindung Teluk Uber, Selasa (5/3/2018) malam.

Lokasi TI tersebut berada tak jauh di kawasan hutan lindung pantai dan juga dekat dari kebun dan perumahan warga.

Selama ini TI tersebut sudah beberapa kali ditertibkan oleh Satpol PP Kabupaten Bangka namun tidak pernah jera. Warga di lingkungan Teluk Uber juga sudah berulang kali memperingatkan para pemilik TI-TI tersebut tetapi masih nekat beroperasi sehingga memancing kemarahan warga yang tidak tahan lagi dengan keberadaan TI-TI itu.

Warga Lingkungan Teluk Uber dan Tanjung Pesona melakukan pembakaran tambang inkonvensional (TI) yang beroperasi di Hutan Lindung Teluk Uber, Selasa (5/3/2018) malam. (Bangka Pos/Nurhayati)

Akhirnya saat para penambang akan berkemas pulang sekitar jam 21.00 WIB warga yang sudah berkumpul langsung menyerbu lokasi TI tersebut. Sedangkan pemilik TI saat mengetahui warga yang menyerbu langsung kabur meninggalkan peralatan TI milik mereka.

Puluhan warga yang marah langsung membakar dua unit mesin TI, pipa dan juga memotong selang TI.

Pembakaran TI di Hutan Lindung Pantai Teluk Uber ini dibenarkan oleh Ketua RT 2 Teluk Uber Erwan kepada bangkapos.com, Rabu (6/3/2018) di Lokasi TI Teluk Uber.

"Warga sudah bilang satu, dua kali tidak mempan lagi, warga lah emosi tidak terbendung lagi. Kejadian sekitar jam 21.00 WIB. Mereka sudah berkemas pulang mungkin dak tahulah informasi bakal ada pembakaran. Mereka dak sempat berkemas warga sudah nyerbut," jelas Erwan.

Namun pihak juga tidak mengetahui TI di Kawasan hutan lindung pantai ini punya siapa. "Kurang tahu juga TI ini milik siapa. Kemungkinan dibelakangnya ada aparat tapi kita dak tahu juga punya siapa," ungkap Erwan.

Para penambang TI tersebut sudah cukup lama beroperasi sebelumnya sudah berkali-kali diperingatkan warga maupun Tim Satpol PP tetapi kembali lagi menambang.

Penulis: nurhayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer