Kanal

Didit Usulkan Anggota DPRD Bangka Tengah Konsultasi Dengan BPK

Anggota DPRD Bangka Tengah mengunjungi Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya - Bangka Pos / Ardhina Trisila Sakti

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Ketua panitia khusus (Pansus) II DPRD Kabupaten Bangka Tengah Sartoni didampingi oleh anggota DPRD lain menyampaikan kebingungan mereka, Rabu (7/3) terkait pembiayaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 20 desa Kabupaten Bangka Tengah.

Lebih jelas usai konsultasi dengan Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya, Sartoni menjelaskan anggaran pilkades sudah dirancang tahun lalu menggunakan dua pembiayaan APBD dan APBdes senilai Rp.300 juta.

Berdasarkan rencana pemilihan kepala desa ini akan dilaksanakan Juli 2018 mendatang.

"2016 pembiayaan pilkades masih boleh dari APBD dan APBdes namun september 2017 ini sudah ada putusan mahkamah konstitusi (MK) kalau pembiayaan pilkades cuma dari APBD saja," ujar Sartoni saat diwawancara Bangka Pos.

Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya pun langsung memberi solusi kepada anggota DPRD Bangka Belitung berupa konsultasi ke Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BPKP) untuk rapat percepatan perubahan anggaran

"Coba konsultasikan ke BPK apakah pilkades ini termasuk dalam kategori keadaan mendesak? Kalau keadaan mendesak semisal bencana itu bisa minta rekomendasi (percepatan perubahan anggaran) dari BPK," ujar Didit Srigusjaya.(*)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

Gadis 15 Tahun Diperkosa dan Dikubur di Kebun usai Tolak Cinta Pria yang 20 Tahun Lebih Tua Darinya

Berita Populer