Kanal

Lagi, Pekerja TI Disambar Petir di Kecamatan Koba, Satu Pekerja TI Tewas

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sambaran petir kembali menelan korban jiwa di wilayah Kabupaten Bangka Tengah,

Kali ini terjadi di lokasi tambang Inkonvensional di Memban 12 Desa Penyak Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (8/3/2018) pukul 15.00 WIB.

Akibat sambaran petir satu korban meninggal dunia bernama Belly (21) warga memban 10 Desa Terentang, ia tewas tersambar petir ketika sedang bekerja tambang TI.

Amran Kepala BPB Kesbangpol Bangka Tengah mengatakan kejadian berawal saat korban dan dua rekannya melakukan aktifitas penambangan Ti rajuk di lokasi memban 12 Desa Penyak Kecamatan Koba pada saat itu sedang hujan yang di sertai petir.

"Lalu tiba tiba petir menyambar korban dan korban terjatuh di atas ponton Ti rajuk tersebut dengan posisi telentang keluar darah dari kuping sebelah kiri dada kiri sampai leher kiri, sementara bagian atas kulit menghitam dan beberapa titik kulit merah terlihat terkelupas pada pinggang bagian belakang juga terkelupas," jelas Amran kepada wartawan, Kamis (8/3/2018)

Amran menambahkan untuk saksi atau teman korban bekerja TI sebanyak dua orang hanya mengalami kesetrum ringan, efek dari sambar petir dan berhasil selamat dari kejadian itu.

"Kemudian korban di bawah kerumah sakit umum Bateng oleh sanksi dalam keadaan sudah meninggal dunia,lalu di lanjutkan dengan visum dan setelah itu korban di bawah kerumah duka menggunakan kendaraan dinas ambulan RSUD Bateng menuju daerah selapan dengan menggunakan kapal speed boot dari Toboali,"ujarnya.

Dua Tewas Satu Hilang

Sebelumnya pada awal bulan lalu, empat pekerja TI rajuk di areal Bemban eks KK PT Kobatin Desa Nibung, Kecamatan Koba, Bangka Tengah  tersambar petir, pada Rabu (1/3/2018) siang.

Halaman
12
Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Berita Populer