Kanal

Limbah Kayu Bekas Hasilkan Kerajinan Bernilai Ekonomi

Pembatas buku hasil dari olahan limbah kayu yang dibuat Nur di rumahnya Desa Air Selumar, pada Minggu (11/3/2018). - Adelina Nurmalitasari

Laporan Wartawan Pos Belitung, Adelina Nurmalitasari

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Berawal dari keinginannya memanfaatkan kayu bekas yang biasanya hanya dibakar atau dibuang begitu saja, Nurhalimah (26) terpikir untuk memanfaatkannya lebih lanjut.

"Sayang aja kalau tidak dimanfaatkan. Kalaupun dibakar kan juga merusak lingkungan, jadi kenapa tidak diolah lagi menjadi barang yang bisa dijual," jelasnya saat ditemui posbelitung.co di rumahnya desa Air Selumar Sijuk pada Minggu (11/3).

Mulai sejak setahun yang lalu, Nur kemudian mulai memanfaatkan kayu-kayu itu untuk membuat berbagai kerajinan.

"Ada banyak sih modelnya. Desain juga dibuat sendiri. Ada gantungan kunci, bros, tempelan kulkas, buku, pembatas buku, plakat, banyak lah," ujar Nur.

Ia menambahkan, untuk ide model dan desain masih terus dikembangkan.

"Belajar buatnya kan juga otodidak. Karena desain juga bikin sendiri biasanya juga liat dari internet," katanya.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer