Kanal

Jalan-jalan ke Pantai, Hartati Sulap Kulit Kerang Jadi Barang Kerajinan Beromzet Puluhan Juta

Hasil Kerajinan Kerang Marsidi di Desa Sijuk berupa vas bunga dan pajangan kura-kura. - Pos Belitun/Adelina Nurmalitasari

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pemilik usaha Kerajinan Kerang Marsidi, Sri Hartati (45) mengatakan ide membuat kerajinan itu berawal ketika dia dan suaminya jalan-jalan di pantai Belitung.

"Awal kita bikin kerajinan ini karena sering ke pantai. Lalu saat pulang bawa kerang dan merasa sayang jika tidak digunakan. Dari sana mulai coba membuat bros, tasbih, dan kotak tisu. Dulu masih dibuat dengan manual," ujar Sri Hartati di Desa Sijuk Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung, Rabu (28/02/2018).

Baca: Sensasi Menyantap Ketam Isi Mak Cik di Belitung, Rasa Kepitingnya Lebih Berasa

Berbahan dasar kerang yang dikumpulkan dari nelayan, usaha yang dimulainya dari 2003 ini masih bertahan hingga sekarang.

"Dari modal awal Rp 200.000 hingga sekarang omzetnya bisa lebih dari Rp 10 juta per bulan," jelas Hartati.

Kini setelah 15 tahun berjalan, usaha kerajinannya telah membuat berbagai jenis barang.

Mulai dari bros, tempat pensil, pajangan, hiasan dinding, karakter hewan, vas bunga, dan sebagainya.

Baca: Wisata Belitung Bukan Cuma Pantai Lho! Ini Sederet Lokasi yang Asik Kamu Kunjungi

Penjualan Kerajinan Kerang Marsidi telah menjangkau banyak daerah di Indonesia.

"Penjualan kita lakukan di galeri, hotel-hotel, bandara dan pameran-pameran. Saat ini sudah sampai Jakarta, Bandung, Batam, Bali, dan Kalimantan," ujar Sri. (Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari)

Artikel ini telah tayang di posbelitung.co dengan judul "Berawal Jalan-jalan Ke Pantai, Kerajinan Kerang Marsidi Beromzet Puluhan Juta Per Bulan"

Editor: fitriadi

Pengakuan Wanita Penabrak Anggota Polisi usai Terobos Rombongan Presiden Jokowi

Berita Populer