Kanal

Polsek Jebus Patroli TI yang Rambah Hutan Lindung

Aparat Polsek Jebus saat memberikan pengarahan kepada penambang. - Istimewa

JEBUS BANGKA POS -- Jajaran Polsek Jebus gencar melakukan patroli aktivitas tambang inkonvensional (TI), Rabu (14/3/2018) siang.

Tambang yang jadi target patroli khususnya tambang yang merambah hutan lindung (HL) di Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, seperti di Kolong Hantu, Kolong Pelampung, Kolong Mayat, Kolong Jack, dan Kolong Air Merah.

Patroli dipimpin langsung Kapolsek Jebus Kompol Alam Bawono S.Ik, didampingi Wakapolsek Jebus Ali Akbar beserta puluhan personil Polsek lainnya.

Dikatakan Alam, kegiatan patroli ini sebagai tindak lanjut pihaknya, menyusul adanya informasi dan perhatian dari media massa belum lama ini.

Selain patroli, pihaknya juga memberikan imbauan larangan menambang, khususnya di kawasan hutan lindung.

"Giat patroli ini sebagai respon sehubungan adanya kegiatan penambangan di sejumlah kolong di kawasan Jebus ini. Dan telah dilakukan himbauan dan penindakan terhadap para penambang sekaligus meminta mereka menghentikan kegiatan tersebut," ujar Alam seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto S.Ik, Rabu (14/3/2018).

Lebih lanjut dikatakan Alam, sebelumnya pihaknya telah melakukan tindakan preventif (imbauan) dan represif (penindakan) kepada para penambang di kawasan tersebut.

Menurut Alam, saat patroli tidak ditemukan aktivitas penambangan, namun masih terdapat camp-camp para penambang yang mengikutsertakan keluarganya dari daerah Jalur Ogan Komering Ilir (OKI) dan Palembang.

"Dalam giat patroli tersebut, kami mengumpulkan para penghuni camp dan memberikan arahan dan imbauan untuk tidak melakukan penambangan di hutan lindung serta menjaga situasi kamtibmas agar aman kondusif, jangan terjadi seperti kejadian di wilayah Tempilang," imbuh Alam.

Alam menambahkan, kegiatan patroli rutin ini nantinya akan melibatkan seluruh jajaran stakeholder di Kabupaten Bangka Barat serta dilakukan secara bertahap dan rutin.

"Giat patroli ini akan kami lakukan secara rutin dan melibatkan stakeholder di Kabupaten Bangka Barat," tambahnya. (Advertorial/n7)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer