Kanal

Ternyata Jumlah Sperma Pria Mencerminkan Kesehatannya, Begini Ulasan Penelitiannya

Ilustrasi sperma(Eraxion) -

BANGKAPOS.COM — Pada pertemuan tahunan ke-100 Endocrine Society di Chicago, peneliti asal Italia mempresentasikan temuan mereka tentang hubungan kualitas sperma dengan kesehatan.

Mereka menyebut, jumlah sperma yang sedikit berhubungan dengan massa tulang yang lebih rendah, peningkatan risiko kardiovaskular, dan perubahan metabolisme.

Secara umum, jumlah sperma pria adalah penanda kesehatan secara menyeluruh.

Penting diingat, penelitian ini hanya menunjukkan korelasi antara jumlah sperma dan kesehatan dan tidak membuktikan hubungan sebab akibat antara keduanya.

Baca: Kenyataan Pahit Pekerja di Kapal Pesiar Tidak Semanis Gajinya

Peneliti asal Universitas Brescia dan Universitas Padova, Italia, meneliti 5.177 pria asal Italia.

Separuh dari pria yang diteliti memiliki jumlah sperma yang sedikit. Kurang dari 39 juta spermatozoa per ejakulasi.

"Mereka (pria dengan jumlah sperma sedikit) 20 persen lebih mungkin memiliki lemak tubuh yang lebih besar, tekanan darah yang lebih tinggi, punya lebih banyak kolesterol jahat dan trigliserida (jenis lain lemak yang ditanggung darah), dan kekurangan kolesterol baik," kata peneliti dalam presentasinya dilansir IFL Science, Senin (19/3/2018).

Pria dengan jumlah sperma sedikit juga berisiko mengalami sindrom metabolik yang lebih tinggi.

Sindrom metabolik mengacu pada kombinasi diabetes, tekanan darah tinggi, dan obesitas. Hal ini memicu stroke, penyakit jantung koroner, dan kondisi lainnya di kemudian hari.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Kompas.com

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer