Kanal

Sudah 4 Tersangka, Kasus Penggelapan Dana Nasabah di Bank Artha Graha Terus Berlanjut

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen (Pol) Syaiful Zachri - Bangka Pos / Deddy Marjaya

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sejumlah kasus terkait masalah dana nasabah Bank belakangan ini menjadi perhatian.

Di Pangkalpinang kasus penggelapan uang nasabah oleh pihak oknum karyawan Bank Artha Graha Cabang Pangkalpinang menyeret 4 oknum karyawan tersebut.

"Kalau yang bank Artha Graha itukan penggelapan masih berjalan kasusnya jika sudah dilengkapi dengan bukti-bukti yang ada dan berkoordinasi dengan jaksa untuk dilimpahkan," kata Brigjen (Pol) Syaiful Zachri Rabu (21/3/2018).

Sedangkan untuk jumlah tersangka masih 4 orang belum ada penambahan.

Namun jika dalam proses penyidikan ditemukan adanya keterlibatan pegawai lain bisa saja ada penambahan tersangka.

"Kasusnya masih berjalan bisa saja ada penambahan tersangka jika didapat bukti keterlibatan pegawai lainnya," kata Brigjen (Pol) Syaiful Zachri.

Kasus dana nasabah yang digelapkan oleh oknum pegawai Bank Artha Cabang Pangkalpinang tersebut mencuat setelah Tim Fismondev Dit Krimsus Polda Kepulauan bangka Belitung mengamankan 4 orang oknum pegawai bank tersebut.

Ini dilakukan setelah adanya laporan nasabah bank yang merasa dirugikan.
Sekitar 70 nasabah mengalami kerugian akibat kejadian tersebut.

Modus yang dilakukan keempat orang oknum pegawai Bank Artha Graha Cabang Pangkalpinang tersebut yakni dengan memanipulasi data serta memalsukan dokumen.

Caranya uang muka dari nasabah bank dibayar Rp 6,5 juta namun hanya disetorkan ke bank oleh oknum-oknum tersebut 4 juta sisanya mereka ambil tanpa disetorkan.

Kerugian total dari 70 nasabah tersebut mencapai Rp 300 juta lebih dan telah berjalan selama 3 bulan.

Kapolda mengatakan Sementara itu untuk kasus Skiming dan peretasan sistem informasi yang ditujukan untuk mengambil dana nasabah belum terjadi di Provinsi Bangka Belitung.

Namun jika ada nasabah atau pengaduan dari masyarakat terkait kasus tersebut tentunya jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung akan menanganinya dan bekerjasama dengan polda lainnya yang pernah menangani kasus serupa.

"Terjadi diwilayah hukum polda lain kalau Bangka Belitung belum ada mudah-mudahan tidak terjadi," kata Brigjen (Pol) Syaiful Zachri.(*)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Video Detik-detik King Kobra Ditangkap Kurir JNE di Perumahan, Warga Mengaku Lihat Ada 6 Ekor Ular

Berita Populer