Kanal

Hairul Diamankan Polisi, Puluhan Nelayan Desa Tanjung Batu Itam Datangi Polres Beltim, Ini Ceritanya

Puluhan nelayan Desa Tanjung Batu Itam, ketika duduk didepan SPKT Polres Beltim Senin (26/3/2018) - Pos Belitung/Disa Aryandi

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Terdapat puluhan nelayan Desa Tanjung Batu Itam, Kecamatan Simpang Pesak, Belitung Timur (Beltim) berbondong - bondong mendatangi kantor Polres Beltim, Senin (26/3/2018).

Puluhan orang ini, tepat berada didepan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Sebagian dari mereka ada yang duduk di pembatas taman, dan ada pula yang berdiri dibagian kiri ruangan SPKT tersebut.

Nelayan tersebut berada disitu untuk memberi penjelasan kepada aparat kepolisian terkait adanya penangkapan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) berjenis solar.

Pengangkut BBM yang ditangkap oleh polisi, Senin (26/3/2018) tersebut bernama Hairul (44) warga Desa Tanjung Batu Itam.

Hairul disebut-sebut oleh puluhan nelayan tersebut, hanya membantu masyarakat nelayan. Terutama buat mengambil solar dari SPBUN No A. 28.33422. Solar tersebut langsung dibawa oleh Hairul ke pelabuhan, peruntukan buat nelayan melaut.

"Selama ini memang seperti itu, ada mungkin 20 tahun. Dia lah (Hairul) yang membantu nelayan ini, karena terkendala jarak, jadi kami minta tolong dia. Yang beli solar pakai uang dia (Hairul) dulu, nanti setelah kami mendapatkan hasil baru kami ganti, ya istilahnya minta talangi dulu," kata Ketua Nelayan Tanjung Makmur, Desa Tanjung Batu Itam Agus Susanto.

Hairul membawa solar tersebut, peruntukan hanya buat kebutuhan nelayan melaut. Khusus bagi nelayan Tanjung Makmur misalkan, ada sekitar 40 kapal atau boat, yang bergantung BBM terhadap Hairul.

"Kami nitip istilahnya, bayar satu derigen tetap Rp 105.000,-. Satu boat itu rata-rata kami buat melaut lima derigen, dan itu tidak setiap hari, paling seminggu dua kali. Kalau kami mau beli langsung, uang nya dari mana nelayan ini, maka nya beliau (Hairul) yang nalangi dulu," ujar Agus.

Mobil berwarna hitam berikut muatan puluhan derigen solar, Senin (26/3) saat berada di Polres Beltim. (Pos Belitung/Disa Aryandi)

Sementara, Kepala Desa Tanjung Batu Itam Zulpian mengatakan, pembawa alias pengangkut solar nelayan yang diciduk Polres Belitung Timur (Beltim) Hairul (44) telah melakukan kegiatan tersebut sejak lama.

Halaman
12
Penulis: Disa Aryandi
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com

Beredar Isi Percakapan Asusila Kepsek SMAN 7 Mataram yang Menyeret Baiq Nuril

Berita Populer