Kanal

Begini Pengakuan Cecap yang Membunuh Istri Pamannya Sendiri

Ilustrasi Palu hakim - SHUTTERSTOCK

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Cecep Supriatna (28) terdakwa pelaku pembunuhan sadis istri pedagang sapi Ernawati (42) menceritakan alasannya melakukan perbuatan keji tersebut.

Dalam persidangan dipimpin oleh Hakim Ketua Hj Adria didampingi Syaeful Iman dan Mahendra selaku hakim anggota, Cecep mengakui menyimpan dendam kepada korban sudah lama.

Dendam tersebut dikarenakan dirinya sering dimarahi ketika bekerja dengan suami korban yang masih pamannya sendiri.

"Saya kerja delapan bulan sama pak Haji, lalu pindah ke kios daging sebelahnya sekitar tiga kali lebaran. Saya berhenti karena bosan sering dimarahin korban, bahkan saat sudah pindah masih sering diomongin," ujar Cecep dalam sidang.

Dendam Cecep kian bertambah, ketika korban menanyakan status perceraianya yang terjadi Maret 2017.

Menurut pengakuannya, korban menanyakan perceraian tersebut ketika tengah berada di kios daging dan pengunjung tengah ramai.

"Dia tanya saya sudah bercerai apa belum, terus bilangnya pas ada pembeli di kios. Katanya kalau saya bercerai hidup saya akan hancur," katanya.

Bahkan pertanyaan tersebut kembali terulang ketika hari kejadian. Sewaktu Cecep bertemu korban di teras belakang, korban sempat bertanya status perceraian tersebut.

Cecep beralibi, dendamnya kembali muncul ketika korban bertanya hal tersebut.

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

Gubernur Tampar Suporter PSMS Medan hingga Videonya Viral, Beri Penjelasan di Instagram

Berita Populer