Kanal

Kenaikan Pertalite Tidak Mempengaruhi Angka Inflasi Kota Pangkalpinang.

Manager Unit Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia wilayah Pangkalpinang, Rendha Prasetya K - Bangkapos/Yudha Palistian

Laporan Wartawan Bangka Pos, Yudha Palistian.

BANGKAPOS.COM, BANGKA --
Manager Unit Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia wilayah Pangkalpinang,  Rendha Prasetya K mengatakan angka inflasi Pangkalpinang pada Februari 2018 sekitar 2,50 persen secara Years on date.

"Inflasi pada tahun 2017 lalu sebesar 2,67 persen, jelas ini mengalami penurunan dan tahun 2018 masih terkendali" ungkapnya kepada BangkaPos, Kamis (29/3).

Ia juga menambahkan bahwa untuk pengendalian harga di pangkalpinang akan terus dikendalikan,  seperti terus berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait.

"Sejauh ini masih terkendali, walaupun bulan ini bahan bakar seperti pertalite mengalami kenaikan sebesar Rp 200,- namun itu tidak mempengaruhi banyak harga dipasaran," jelasnya.

Rendha juga menjelaskan bahwa Bank Indonesia dan beberapa Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di wilayah pangkalpinang akan terus berkoordinasi, apalagi sudah mendekati perayaan hari besar.

"Yang jelas kami sudah berdiskusi membahas pengendalian inflasi agar tetap stabil,  serta sudah mempersiapkan beberapa kebijakan," tutupnya. (*)


Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Gadis di Sumbar Diperkosa Teman Pacar saat Kelelahan Mendaki Gunung hingga Akhirnya Tewas

Berita Populer