Kanal

Inilah 6 Wanita Paling Berbahaya Dalam Sejarah

Reshma dan Shabana Memon. - KOLASE INTISARI-ONLINE

BANGKAPOS.COM--Siapa bilang perempuan itu identik dengan kata kelembutan dan penuh perasaan?  Walau cantik dan murah senyum, ternyata mereka diberi gelar sebagai wanita paling berbahaya dalam sejarah. 

Siapa saja mereka dan mengapa?

// googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-Inside-MediumRectangle'); }); //

Sandra Avila Beltran

Sandra Avila Beltran.

Julukannya ialah ‘La Reina del Pacifico’ atau Ratu Pasifik. Wanita kelahiran 11 Oktober 1960 ialah pemimpin gembong narkotika perempuan di Meksiko dan Amerika Serikat.

Bahkan ia berpengaruh pada kawasan pasifik. Ia juga dekat gembong narkotika lainnya sehingga membuatnya ke ‘puncak dunia’ narkoba.

Wanita berambut hitam bergelombang ini ditangkap pada 28 September 2007 dengan dakwaan kejahatan narkotika yang terorganisir, kepemilikan senjata ilegal, dan pencucian uang.

Tahun 2012, ia diekstradisi ke Amerika Serikat atas dakwaan yang sama. Tahun 2015, di usianya yang ke 55 tahun, Sandra dibebaskan tapi tidak boleh masuk ke Meksiko kembali.

 Bonnie Parker

Wanita kelahiran Rowena, Texas ini tidak beraksi sendirian, bersama kekasihnya Clyde Chestnut Borrow, keduanya merupakan pasangan penjahat paling terkenal pada awal abad 19-an di Amerika Serikat.

Sejak usia 13 tahun, Bonnie dan sang kekasih setidaknya sudah membunuh 13 orang dan merampok beberapa bank di Amerika Serikat pada tahun 1930-an.

Setelah 3 tahun menjadi penjahat yang paling ditakuti oleh masyakar, Bonnie dan Clyde ditembak mati pada penyergapan di Louisiana, sebelah tenggara di Amerika Serikat. 

Griselda Blanco

Griselda Blanco.

  Wanita kelahiran tahun 1943 ini punya banyak julukan. La Dama de la Mafia (The Lady of The Mafia), The Godmother, dan The Black Widow. Julukan lain ialah ratu koian.

Ia memimpin serangan balas dendam dengan pembunuhan dan kekerasan di Miami. Selain itu, ia juga memimpin perdagangan narkoba kokain. Diperkirakan dalam satu bulan, ia mendapat jutaan dollar.

 20 Februari 1985, ia ditangkap oleh agen DEA (Drug Enforcement Administration) di rumahnya. Namun ternyata, ia masih aktif menjalankan bisnis kokainnya. Blanco dibebaskan tahun 2004 dan dideportasi dari Kolombia.

Tahun 2012, ia dua kali ditembak dibagian kepala oleh pengendara motor akibat masalah dalam bisnis kokainnya.

Myra Hindley

Myra Hindley.

Wanita berbahaya keempat ini berasal dari Manchester, Inggris. Myra melakukan pembunuhan sekitar tahun 1963-1965. Ia membunuh dan memperkosa lima anak-anak antara usia 10-17 tahun.

Setelah membunuh, ia menguburnya di beberapa tempat. Dari lima korban, ada satu korban, Keith Bennett yang sampai sekarang belum ditemukan. Myra ditangkap bulan Oktober 1965.

Hal ini disebabkan, kakak iparnya, Ian Brady mengaku sudah membunuh dua anak bersama Mrya. Tahun 1985, Mrya dinyatakan gila dan dipindahkan ke Rumah Sakit Ashwort. Tahun 2002, ia meninggal dunia di usia 60 tahun. 

Reshma dan Shabana Memon.

Wanita berbahaya kelima ini berasal dari Asia, tepatnya India.  Tahun 1993, kedua wanita keluarga Memon ini bersekongkol dengan Dawood Ibrahim, salah satu gangster yang ditakuti di India untuk membom kota Mumbai.

Mereka melempar granat ke beberapa tempat yang membuat kota ini dijuluki Bombai. Lebih dari 350 orang tewas saat itu. Alhasil, keluarga Memon dan Dawood gengster diadili.

Ada yang ditangkap termasuk ayah dan kakak Reshma dan Shabana, tapi ada puluhan lainnya yang kabur.

Central Bureau of Investigation menjadikan Reshma dan Shabana Memon sebagai teroris yang paling dicari di India dan negara Asia lainnya. Ada yang mengatakan keduanya sudah tewas, namun kabar lain mengatakan keduanya kabur ke Eropa.

 Shashikala Patankar

Shashikala Patankar.

Wanita berbahaya terakhir mempunya mama lainnya, Baby Patankar. Walau namanya tergolong manis, jangan salah. Ia merupakan pimpinan perdagangan narkotika selama 30 tahun di Mumbai, India.

Nama jaringannya Mephedrone tapo populer dengan meong-meow. Patankar ditangkap pada usia 54 tahun dengan menyita 12 kg Mephedrone (MD) dari loker pacarnya sendiri yang seorang polisi, Dharmrah Kalokhe.

Menurut polisi, uang hasil penjualan narkotika ini, Patankar berhasil berinvestasi di beberapa real estate di Mumbai, Lonavala, dan Puna.

Ia bahkan punya 22 rekening bank dengan jumlah jutaan dollar. Ia ditangkap pada Mei 2015.(*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari

Sebelum Tewas, Anak Korban Pembunuhan di Bekasi Tulis Surat: Mama Papa Maafin Kakak Sudah Buat Marah

Berita Populer