Kanal

Selain Daging Ayam, Bumbu Dapur Turut Mengalami Kenaikan

Kepala seksi perdagangan dalam negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Babel, Tanaim - Bangka Pos / Krisyanidayati

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Kepala seksi perdagangan dalam negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Babel, Tanaim menyebutkan kenaikan harga ayam ini dipicu beberapa hal seperti faktor cuaca yang menyebabkan banyak ayam yang mati, selain itu juga tradisi ruwahan yang menyebabkan peningkatan permintaan.

"Kita akan memanggil distributor, pantauan kita memang Rp 45 ribu/kg ayam bersih biasanya Rp 30 ribu, ayam kampung diharga Rp 70 ribu/kg biasnya Rp 50 ribu," katanya ditemui Bangka Pos, Rabu (25/4/2018).

Selain ayam harga komoditi bumbu juga mulai mengalami kenaikan seperti cabai merah, dan bawang putih.

"Bawang putih kosong, kalau dilapanan masih ada, cabai merah Rp 50 ribu, cabai rawit Rp 60 ribu, biasanya 40 ribu, tapi ini akan koordinasikan dengan para distributornya apa yang menjadi kendalanya," sebutnya.

Disinggung soal kenaikan harga terjadi secara berulang pada moment-moment tertutup, Tanaim tak bisa menjelaskan secara rinci. Namun, menurutnya pihaknya beberapa waktu lalu sudah memanggil distributor untuk menjaga stabilitas harga.

"Ya memang berulang, tapi kita sudah upayakan meminta dan mengingatkan distributor, kalau memang mereka ada kendala di transportasi sampaikan ke kami, ini kan lintas sektoral. Kita juga minta tidak menimbun barang atau mereka berspekulasi mengambil kesempatan," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

Kronologi Lengkap Mahasiswi Dibunuh Pacar di Aceh, Diajak Jalan hingga Pelaku Kabur ke Rumah Ipar

Berita Populer