Kanal

Petani Cabai Merah Dorong Perekonomian Kerakyatan Bangka Tengah

Sekda Bateng Sugianto - Bangkapos/Idandi

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka


BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pengembangan ekonomi kerakyatan di Bangka Tengah didorong oleh produktivitas petani cabai merah.

Minat dan motivasi yang tinggi dari Petani membuat holtikulturalnya cukup baik terutama jelang ramadhan.

Hal itu disampaikan oleh Seketaris Daerah Pemkab Bangka Tengah, Sugianto saat panen bersama petani citra.

“Hasil dan produktivitas petani kita tidak kalah dibandingkan luar Bangka, seperti bawang merah Brebes,” ungkap Sugianto .

Baginya, penting sinergisitas membangun ekonomi kerakyatan sehingga dapat menciptakan banyak orang kaya baru.

Jika masyarakat fokus bertani cabai dengan siklus yang sangat baik seperti ini. Tidak hanya menekan inflasi tetapi juga meningkatkan perekonomian, Senin (30/4).

“Kita tinggal bangun pasar induk supaya harga terukur dan saya yakin petani Bateng siap laksanakan berbagai program. Petani Babel baru berhasil mengakomodasi 50 persen kebutuhan cabai merah dan kecil. Kita targetkan 5 ton perhektar dari luas lahan keseluruhan 10 hektar,” kata Sugianto.

Sejumlah program dilakukan guna meningkatkan produktivitas petani, seperti mencari anggaran APBN, APBD, dan bantuan lainnya. Termasuk menjalin sinergisitas bersama Bank Indonesia.

Ia mengapresiasi program Bank Indonesia dan penyuluh karena Bupati Bangka Tengah sangat konsen dalam pengembangan cabai merah. 30 persen dana desa dialokasikan untuk ekonomi kerakyatan.

Ia berharap Bank Indonesia terus mendorong lebih banyak kelompok tani.

Supaya cabai merah dari Bangka Tengah mampu mengakomodasi kebutuhan Babel.

Sehingga, program BI menekan inflasi berhasil tanpa mengabaikan nilai tukar petani.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer