Kanal

Menanti Datangnya Senja, Ngabuburit di Pelabuhan Jeliti

Suasana Dermaga Jeliti Sungailiat. - Bangkapos/Fery Laskari

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Sebuah dermaga berdiri kokoh di ujung sungai, mendekati muara.

Tambatan  perahu ini selalu ramai ketika pagi dan mejelang senja. Aktifitas bongkar muat nelayan di dermaga itu, nyaris tak pernah lumpuh.

Nelayan ketika pulang dari melaut saat hendak menambatkan kapalnya di pelabuhan perikan nusantara (PPN) di Jelitik. (nurhayati/bangkapos.com)

Namun tak hanya sebagai tempat bongkar muat, tambatan beton kokoh yang kemudian dinamakan Dermaga Jeliti Sungailiat tadi, menjadi tempat melepas lelah di waktu senggang.

Sejumlah warga, ketika menjelang petang, sering berkunjung ke tempat ini.

Beberapa diantara mereka ada yang menebar pancing, jala atau hanya sekedar duduk-duduk menanti terbenamnya matahari.

Terlebih ketika, Bulan Ramadan, sejumlah warga berdatangan. Kebiasaan ngabuburit menanti adzan magrib, seolah tradisi.

Dan tempat inilah, satu dari sekian tempat yang sering dikunjungi. Suasana dermaga begitu meyenangkan karena dari kejauhan terlihat sungai luas membentang mengalir hingga ke muara.

Sementara di sepadan sungai barisan perahu nelayan tersusun rapi.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka, Ridwan kepada Bangka Pos, Sabtu (26/5/2018) memastikan aktifitas yang terjadi di pelabuhan ini, sudah ada sejak dulu. 

"Namanya Pelabuhan Jelitik, tempat nelayan bongkar muat ikan. Disini banyak warga yang datang, untuk santai sore hari, dan itu diperbolehkan, tidak dilarang," kata Ridwan.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Terekam Kamera Sosok Pria yang Diduga Selingkuhan Angel Lelga, Digerebek Vicky Berduaan di Kamar

Berita Populer