Kanal

Demi Beli Kebutuhan Pokok di Pasar Murah, Nenek 73 Tahun Ini Jual Bebek dan Ayam Miliknya

Kepala Dinas Perindustriam dan Perdagangan Babel Sunardi, berfoto di depan pelaksanaan fasilitasi pasar murah, Rabu (30/5/2018) di Taman Sari Sungailiat - Bangka Pos/Nurhayati

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Badan Logistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ikut terjun langsung dalam pelaksanaan fasilitasi pasar murah yang digelar Pemprov Babel berkoordinasi dengan Pemkab Bangka, Rabu (30/5/2018) di Taman Sari Sungailiat.

Pada kesempatan itu, Bulog membawa stok daging kerbau beku sebanyak 40 kilogram yang dijual dengan harga sebesar Rp 80.000 perkilogram, gula kita sebanyak 96 kilogram seharga Rp 12.000 per kilogram, minyak goreng kita sebanyak 48 liter dengan harga sebesar Rp 12.500, beras kita sebanyak 50 kilogram dengam harga Rp 61.000 per kemasan lima kilogram dan terigu kita sebanyak 40 kilogram dengan harga Rp 8.000 perkilogram.

"Untuk penjualannya daging kerbau habis, minyak goreng habis, kemudian terigu juga habis, tinggal beras yang tidak habis," kata Kurniawan, Perwakilan Bulog Babel kepada bangkapos.com.

Diakuinya stok beras yang mereka bawa kurang laku terjual karena kualitas beras premium yang mereka bawa cukup mahal dibanding beras lainnya.

Kebutuhan pokok yang mereka jual ini memang untuk persediaan pasar murah yang rutin dilakukan bulog jika ada undangan dari pihak disperindag.

Namun ia menilai animo masyarakat untuk membeli bahan kebutuhan pokok di pasar murah ini sangat tinggi.

Demi Berburu Kebutuhan Pokok Di Pasar Murah, Nenek 73 Tahun Ini Jual Bebek dan Ayam Miliknya

Sirawati (73) (Bangka Pos/Nurhayati)

Sirawati Warga Keluharan Matras rela datang dengan menggunakan angkutan kota (angkot) demi berburu barang kebutuhan pokok di pasar murah, Rabu (30/5/2018) di Taman Sari Sungailiat.

Demi berbelanja di pasar murah, Sirawati menjual bebek dan ayam peliharaannya, serta menjual pisang hasil kebunnya.

Nenek berusia 73 tahun ini mengakui saat ini suaminya tak kuat lagi bekerja sehingga ia yang mencari nafkah dengan mengandal ternak peliharaan dan hasil kebunnya, berjualan rusip, sambel lingkung hingga mengayam atap daun rumbia.

Ia sangat bersyukur sekali adanya pasar murah ini karena bisa membeli berbagai kebutuhan pokok untuk keperluan Ramadan dan Idul Fitri dengan harga lebih murah dari harga di pasaran.

"Nenek merasa terbantu, alhamdulillah senenglah, bahagia. Kalau beli disini bisa lebih banyak dapatnya, kalau beli ditoko dikit lebih mahal," ungkap Sirawati yang datang bersama besannya.

Dia membeli berbagai keperluan seperti terigu, bawang, minyak, gula, kentang dan bawang merah.

Penulis: nurhayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com

Terekam Kamera Sosok Pria yang Diduga Selingkuhan Angel Lelga, Digerebek Vicky Berduaan di Kamar

Berita Populer