Kanal

Pasca Lebaran 2018, Harga Daging Sapi dan Ayam Berangsur Turun

Foto daging sapi di Pasar Ratu Tunggal Pangkalpinang - Bangka Pos / Idandi Meika Jovanka

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pasca hari raya idulfitri 2018, sejumlah harga komoditi pangan di Pangkalpinang berangsur mengalami penurunan. Seperti, harga daging sapi dan ayam yang terpantau menurun dibandingkan jelang lebaran.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Pangkalpinang melalui Kepala Bagian Perdagangan Kota Pangkalpinang, Eka Subehi mengatakan berdasarkan pantauan harga di Pasar Pagi Kampung Melayu dan Pasar Ratu Tunggal harga daging sapi dan ayam menurun, Jumat (22/6/2018).

Ia menjelaskan harga daging sapi murni di Pasar Ratu Tunggal turun Rp. 10.000, semula Rp. 130.000 perkilogram menjadi Rp. 120.000 perkilogram.

Sama halnya di Pasar Pagi Kampung Melayu juga mengalami penurunan Rp. 5.000, semula Rp. 125.000 menjadi Rp. 120.000 perkilogram.

Kemudian, penurunan harga terjadi pada ayam kampung di Pasar Ratu Tunggal. Sebelum lebaran 2018, harga daging ayam kampung Rp. 70.000 perkilogram turun Rp. 15.000 menjadi Rp. 65.000.

Sementara, ayam boiler masih bertahan di harga Rp. 35.000 perkilogram. Sama halnya dengan di Pasar Pagi Kampung Melayu, harga ayam boiler juga bertahan di Rp. 35.000.

“Mayoritas komoditi pangan mengalami penurunan harga setelah lebaran, kami membandingkannya dari tanggal 12/6/2018 lalu ke 22/6/2018. Terutama, harga daging sapi murni dan ayam, hal itu disebabkan karena daya beli masyarakat menurun. Lalu, baik pedagang maupun masyarakat tidak perlu panik, kami selalu melakukan monitoring harga. Serta, selalu berupaya menjaga stabilitas harga di pasaran,” ungkap Eka Subehi

Satu diantara pedagang daging sapi di Pasar Ratu Tunggal, Purwanto mengatakan daya beli masyarakat menurun setelah lebaran 2018. Menurutnya, hal tersebut sudah menjadi tradisi karena persediaan daging atau bahan makanan lainnya masih banyak.

Jumlah permintaan yang menurun itu menyebabkan harga pasaran daging sapi menurun dan kembali di Rp. 120.000 perkilogram.

Baginya, penurunan daya beli masyarakat tersebut sangat terasa karena dalam sehari dagangannya sulit terjual habis. Selain itu, para pedagang daging dadakan juga tidak berjualan lagi.

“Setelah lebaran sepi pembeli dan harga daging sapi sekarang turun jadi Rp. 120.000 perkilogram,” ujar Purwanto.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

Kronologi Anggota The Jak Mania Tewas Dikeroyok Oknum Suporter Persib, sempat Minta Tolong

Berita Populer