Kanal

Rupiah Kini Rp 14.330 per dollar AS, Begini Kata Sri Mulyani Soal Keterpurukan Rupiah

Tampilan uang NKRI baru di Gedung Bank Indonesia, Senin (19/12/2016). - KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG

Agak berbeda dengan Mekeng, Willgo justru berpendapat jika BI terus memanfaatkan cadev untuk meredam pelemahan rupiah dan memutuskan untuk terus-menerus menaikkan suku bunga acuan, maka hal itu akan memberatkan perekonomian Indonesia.

Jumlah cadev tentu akan berkurang dan kenaikan suku bunga acuan berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi dalam negeri, karena beban biaya utang perusahaan meningkat.

"Idealnya pacu ekspor dan batasi impor. Eksportir diminta mengembalikan hasil ekspornya lebih besar lagi ke dalam negeri. Dolar AS masuk ke Indonesia diupayakan lebih banyak lagi," pungkasnya. (Tribunnews/kontan.co.id/ccnindonesia)

Editor: teddymalaka
Sumber: Kontan

Datang ke Bandung Nikahi Kekasih, Pria Asal Irak Dapati Pujaan Hatinya Ternyata Sudah Punya 4 Anak

Berita Populer