Kanal

Tambang Ilegal Beroprasi Dekat Pemukiman Surya Timur, Warga Minta Polisi Bertindak

Suasana tambang ilegal (TI) dekat pemukiman warga di TB 23 Surya Timur Sungailiat Bangka, dan surat pernyataan penolakan yang disampaikan kepada Kapolres Bangka, Jum'at (29/6/2018). - Istimewa

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS, BANGKA -- Warga Lingkungan Surya Timur Sungailiat Bangka menggalang tanda-tangan. Penyebabnya, karena maraknya tambang timah ilegal di kawasan ini yang dianggap menggangu. Surat penyataan penolakan itu kemudian diserahkan ke Polres Bangka, Jum'at (29/6/2018).

Surat ditujukan kepada Kapolres Bangka, yang disampaikan melalui Angggota Reskrim di Mapolres Bangka di Sungailiat, Jum'at (29/6/2018).

Dalam surat tercantum sebanyak 46 tanda-tangan Warga Surya Timur meminta Kapolres Bangka menerjunkan anggota untuk menghentikan aktifitas tak berijin dekat pemukiman tersebut.

"TI itu (tambang timah ilegal) berada di RT 01, belakang Komplek Tambang 23 Lingkungan Surya Timur Kelurahan Surya Timur Sungailiat," kata Erigustian (45), mewakili warga saat menyerahkan surat pernyataan ke Polres Bangka, sekaligus memberikan pernyataan ke Bangka Pos Groups, Jum'at (29/6/2018) petang.

Dia dan juga puluhan warga jelas-jelas terganggu karena adanya aktifitas TI yang dimaksud.

Sementara koordinator atau pemilik tambang sudah pernah diingatkan agar menghentikan aktifitas, namun tidak pernah digubris.

Sehingga langkah terakhir, warga sepakat menggalang tanda-tangan penolakan meminta polisi segera bertindak.

"Bahwa kami sangat terganggu dan keberatan dengan adanya aktifitas penambangan illegal yang sangat dekat dengan pemukiman warga," katanya.

Erigustian mewakili warga yang dimaksud berharap Polres Bangka segera turun tangan. Berbagai bukti, termasuk dokumentasi photo keberadaan TI sudah dilampirkan, berikut pernyataan sikap warga.

"Secara resmi saya mewakili warga sepeti yang sudah tanda-tangan di surat pernyataan. Saya sudah datang ke Polres Bangka, melaporkan hal ini," kata Erigustian saat ditemui di Mapolres Bangka disela-sela penyampaian laporan.

Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian dikonfirmasi, Jum'at (29/6/2018) petang hanya sebatas mengucapkan terimakasih karena sudah mendapat informasi itu dari wartawan. Mengenai tindak-lanjut pihak kepolisian, Sophian belum memberikan penjelasan lebih jauh.

"Terimakaih infonya, nanti akan saya cek dulu," katanya.

Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer