Kanal

Orang Tua Harus Waspada, Game Ini Diduga Mempengaruhi Anak untuk Bunuh Diri

Karakter Sayori dalam Permainan Doki-Doki Literature Club - The Sun Online

BANGKAPOS.COM--Apakah memiliki anak yang senang bermain game?

Sebaiknya kita mulai memperhatikan apa yang dimainkan anak-anak.

Seorang ayah dari anak yang meninggal karena bunuh diri mengingatkan efek psikologis permainan online bernama 'Doki Doki Literature Club'.

Permainan ini memiliki karakter yang lucu, mudah diunduh, serta tak memerlukan pemeriksaan dari orang tua.

Namun, Doki Doki Literature Club juga menampilkan tema gelap, melukai diri, dan bunuh diri.

Karenanya, permainan ini telah disalahkan atas kematian dua anak baru-baru ini.

Awal minggu ini, ayah dari Ben Walmsley (15) menceritakan bagaimana permainan role-playing visual novel itu telah mempengaruhi anaknya sebelum kematiaannya.

The Sun Online
Ben Walmsley meninggal karena bunuh diri yang kasusnya masih diselidiki polisi.

Saat ini kasus tersebut masih diselidiki polisi.

Tak hanya ayah Ben Walmsley, orang tua lainnya, Mihaela Potz dari Zargreb, Kroasia telah mengungkapkan permainan tersebut mungkin jua terlibat dengan kematian putranya, Rok (12).

Dilansir dari The Sun Online ia mengatakan bahwa anaknya bermain game pada Desember.

Awalnya ia tidak mengetahui isi dari permainan tersebut, sebab di awal semuanya nampak membahagiakan dan tak ada hal aneh atau mengerikan dalam game itu.

// googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-Inside-MediumRectangle'); }); //

Doki Doki Literature Club memang diketahui membahayakan bagi anak-anak karena dapat mengaburkan garis anatara cerita fiktif permainan dan kehidupan nyata.

"Ia mengatakan pada saya bahwa permainan mulai menjadi aneh dan sedikit menakutkan, tetapi tidak sampai kematiannya kami menemukan sifat sebenarnya dari permainan itu" ujar Mihaela Potz.

The Sun Online
Rok Jakopović Potz (12) meninggal karena bunuh diri.

Selain itu, ibu dari Ben Walmsley, juga menjelaskan bagaimana game tersebut mempengaruhi, menyuruh, dan memutuskan apa yang perlu pemain lakukan.

"Ben tidak membicarakan tentang ini, namun orang tua perlu berhati-hati dengan permainan sejenisnya," tuturnya.

Doki Doki Literature Club merupakan game yang mudah diunduh dan tidak memerlukan email, alamat, atau identitas pemain.

Setelah meng-install, ada catatan yang menerangkan bahwa permainan ini tak sesuai untuk anak-anak di bawah umur 13 tahun.

Namun pengguna dengan mudahnya tetap bisa memasuki game tersebut dengan mengklik 'I agree'.

The Sun Online
Karakter Bunuh Diri dalam Permainan.

Dalam permainan, pemain dianggap sebagai murid sekolah yang diminta untuk menulis puisi setelah mengikuti klub sastra.

Namun semakin lama, karakter dalam game akan bercerita pada kita bahwa ia menderita depresi.

Bahkan, ada gambar anak perempuan yang menggantung diri dalam kamarnya. (*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Nova

Terekam Kamera Sosok Pria yang Diduga Selingkuhan Angel Lelga, Digerebek Vicky Berduaan di Kamar

Berita Populer