Kanal

Gubernur: Kita Akan Olah Logam Tanah Jarang Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Babel

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung H Erzaldi Rosman mendapatkan dukungan penuh dari ITS melalui dukungan SDM dan peralatan, alternatif rencana pembiayaan dan sosialisasi kepada masyarakat Bangka Belitung. - Istimewa

BANGKA POS, SURABAYA - Potensi Tambang yang ada di Provinsi kepulauan Bangka Belitung sangat besar.

Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperlihatkan hampir 40% berasal eksplorasi tambang dan industri pengolahannya.

Saat ini pertambangan yang dikelola terbatas pada mineral timah (Sn), sedangkan mineral ikutan yang ikut tergali yang ternyata memiliki nilai komersil yang tinggi. Diantaranya Thorium yang merupakan bahan energi hijau yang saat ini sedang dikembangkan di negara maju dan Logam Tanah Jarang (monasit) yang menjadi salah satu sumber mineral penting dan bernilai tinggi.

Kegunaan monasit dibutuhkan pada bidang industri untuk kapasitor, katoda, elektroda dan industri elektronik.

Logam tanah jarang diolah menjadi baterai lithium-ion telah digunakan sebagai media penyimpan energi listrik portabel karena memiliki densitas energi tinggi dan siklus hidup yang panjang.

Bahan yang umum digunakan sebagai katoda pada baterai lithium-ion adalah lithium cobalt oxide (LiCoO2), tetapi unsur kobalt merupakan logam berat yang berbahaya bagi lingkungan, memiliki harga yang mahal dan bersifat reaktif sehingga mudah terjadi ledakan pada temperatur tinggi.

Saat ini telah dikembangkan baterai lithium-ion dari lithium iron phospate (LiFePO4) sebagai bahan pada katoda yang lebih murah, aman serta ramah lingkungan.

Secara teori, luas elektroda mempengaruhi kapasitas baterai.

Batere lithium iron phospate (LiFePO4), diolah dari bahan logam tanah jarang, yang sumbernya sangat melimpah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Saat ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) meliputi bidang energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup, perhubungan, kelautan dan perikanan, pariwisata, sistem informasi dan teknologi, dan sumber daya manusia.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos

Video Viral Polisi Sempatkan Diri Beribadah ketika Bertugas di Belakang Suporter Bola

Berita Populer