Kanal

Kisah Orang Berbondong-bondong Hapus Tato Karena Takut Jadi Target Petrus

Kisah para gali yang berakhir di ujung peluru tajam akibat kejahatan yang mereka lakukan, tubuh gali seringnya dihiasi dengan tato seperti Yakuza atau Triad. - You Tube

BANGKAPOS.COM--KALA dilakukan operasi petrus alias penembak misterius, banyak kalangan yang berbondong-bondong menghapus tato atau rajah yang menandai tubuh mereka.

Rajah alias tato yang menandai tubuh sejumlah warga ingin buru-buru dihapus dengan berbagai cara.

Ada cara menghapus dengan tindakan kedokteran, tapi ada juga yang menggunakan cara apa pun karena keterbatasan biasa untuk menghapus tato.

Yang terparah, upaya menghilangkan tato dengan menggunakan setrika panas, yang kala itu terjadi, setrika dengan hiasan ayam jago, yang menggunakan arang.

Fenomena ini memang menjadi kegiatan yang marak, banyak anggota tubuh sejumlah warga menjadi cacat karena tindakan yang dianggap kurang tepat tersebut.

Menggunakan tato memang banyak dilakukan kalangan bandit karena mereka meniru legenda Yakuza di Jepang atau Triad di China yang merajah tubuh mereka pakai tato.

Baca: 48 Orang Tewas Puluhan lainnya Hilang Musibah Banjir Bandang yang Menghantam Jepang

Masalahnya, tidak semua orang yang bertato adalah penjahat atau gali, mereka menggunakan tato untuk menghiasi tubuh mereka.

Sebagian gali memang berupaya keras menghapus tanda di tubuh mereka tersebut agar mereka tidak dijadikan sebagai sasaran untuk diringkus oleh para petrus.

Soalnya, kalau sampai ditangkap, mereka akan hilang.

Ada banyak bandit yang tidak bertato, tapi biasanya para korban petrus, tubuh mereka bertato.

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: Warta Kota

Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos

Berita Populer