Kanal

Didatangi Pol PP, Pemilik Tambang Sodorkan Surat Pernyataan

Kondisi saat Pol PP mendatangi Pemilik Tambang, Tamsa (37) di Desa Ridingpanjang Belinyu, Senin (9/7/2018). - Ist

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tamsa (37), Warga Desa Ridingpanjang Kecamatan Belinyu Bangka mengakui, lubang tambang timah miliknya, hanya berjarak 30 meter dari jalan raya.

Ia juga berjanji akan menutup lubang tersebut. Kesepakatan ini dibuat Tamsa dalam surat pernyataan yang diserahkan kepada polisi maupun Pol PP Bangka.

Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka, Dalyan Amrie diwakili Kabid Perundang-Undangan, Achmad Suherman, Senin (9/7/2018 ) mengaku sudah menerjunkan tim ke lokasi, sekaligus menemui pemilik tambang, Tamsa (37).

"Ti itu milik Tamsa, Warga Desa Ridingpanjang Belinyu. Ti berada persis di belakang WC dan sumur umum (yang dibuat pemerintah). Jarak lubang camui tambang dengan WC dan sumur sekitar 4 meter," kata Suherman.

Sementara kedalaman lubang camui tambang tersebut sekitar 7 meter dari permukaan tanah. Kondisi lubang tambang sangat curam sehingga rawan longsor dan bisa merobohkan fasilitas umum serta rumah warga setempat.

"Dalam lubang camui 7 meter. Curam dan rawan longsor kalau ada hujan lebat dapat dipastikan longsor. Kami Pol PP Bahkan hari ini ke lokasi tersebut dan menemui pemilik tambang, yaitu Saudara Tamsa untuk menyodorkan surat peryataan, " katanya.

Tamsa selaku pemilik tambang menanda-tangani surat pernyataan atau perjanjian disaksikan kepala desa. Pemilik tambang mengaku akan menghentikan aktifitas dan bertangung-jawab menimbun lubang tambang itu.

"Kami memohon segera di tutup mulai hari ini. Dan apabila WC umum yang dibuat pemerintah tersebut roboh atau longsor, maka akan kami tuntut secara hukum," tegas Suherman.

Diakui Suherman, ada beberapa tambang ilegal dan juga tambang legal di Desa Ridingpanjang. Tambang di sepanjang belakang pemukiman atau sepanjang jalan raya desa ini juga jadi pantauan Pol PP.

"Limbah tidak boleh jatuh ke sungai. Kalau memcemar akan kita tutup (walau tambang resmi)," katanya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

Kronologi Lengkap Mahasiswi Dibunuh Pacar di Aceh, Diajak Jalan hingga Pelaku Kabur ke Rumah Ipar

Berita Populer