Kanal

Pemerintah Pantau Perkembangan Transportasi Online di Pangkalpinang

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Pengembangan dan Penelitian Daerah (BP4D) Kota Pangkalpinang Agus Suryadi - Bangka Pos / Dedy Qurniawan

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Dinamika perkembangan transportasi berbasis online dan konvensional di Pangkalpinang saat ini dipandang perlu terus dipantau oleh pemerintah.

Hal ini dinyatakan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Pengembangan dan Penelitian Daerah (BP4D) Kota Pangkalpinang Agus Suryadi kepada Bangka Pos sewaktu ditanyai mengenai keberadaan transportasi online dan nasib angkutan kota di Pangkapinang saat ini.

Perkembangannya perlu dipantau agar pemerintah dapat membuat pengaturan jika memang sudah dipandang perlu.

Hanya saja, Agus menilai, saat ini keberadaan transportasi online belum sampai memberikan dampak atau permasalahan negatif.

"Sampai saat ini kami masih melihat dinamikanya. Perkembangannya bagaimana. Ini yang dipantau, kalau dipandang perlu, nanti akan ada pengaturan oleh pemerintah," kata Agus kepada Bangka Pos, Senin (16/7/2018)

Dia menyontohkan bagaimana dampak negatif itu bisa terjadi. Menurut dia, filosofi transportasi berbasis online sebenarnya adalah tidak adanya penumpukan kendaraan di titik-titik tertentu seperti halnya angkutan konvensional.

Di beberapa kota-kota besar, yang terjadi justru adalah sebaliknya, yakni penumpukan kendaraan transportasi online di titik-titik tertentu. Menurut Agus, hal ini perlu diantisipasi lewat pengaturan nanti.

Apalagi, menurutnya, Pangkalpinang saat ini rentan macet di titik-titik tertentu dan jam-jam tertentu.

"Seharusnya mereka tidak dalam posisi mangkal. Setiap ada order, langsung jalan. Kalau ini tidak disikapi dengan pengaturan, maka ini potensi terjadi kemacetan. Ke depan, ini memang perlu disikapi dan diantisipasi, khususnya saat jam-jam sibuk itu, dan orientasinya harus transportasi publik sebenarnya," katanya.

Halaman
12
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

Gadis di Sumbar Diperkosa Teman Pacar saat Kelelahan Mendaki Gunung hingga Akhirnya Tewas

Berita Populer