Kanal

Kecewa Fredi Pilih Larikan Ayahnya ke Puskesmas Simpang Rimba

Puskesmas Payung Kabupaten Bangka Selatan - Ist

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Selain mengaku tidak mendapat pelayanan Puskesmas Payung, Fredi juga mengaku sempat terlibat cekcok dengan salah satu pegawai Puskesmas.

Bahkan, selain cekcok Fredi juga sempat menerima ancaman dari suami seorang pegawai puskesmas Payung. Namun beruntung cekcok dan ancaman tersebut tak berujung pertikaian.

Kecewa dengan pelayanan pegawai setempat, Fredi memutuskan membawa sang ayah Jum'ah (65) yang mengalami sesak napas ke puskesmas Simpang Rimba.

" Waktu ketemu kami, dia (pegawai-red) langsung marah-marah. Suami pegawai itu langsung marah mau mukul. Kau tunggu disini aku ambil lading. Silahkan laporkan kami di jalan yang benar," ujar Fredi menirukan ucapan suami pegawai tersebut, Senin (16/7/2018) malam kemarin.

Namun lagi-lagi Kepala Puskesmas Payung dr Helen, menepis terkait cekcok dan ancaman salah satu suami pegawai Puskesmas tersebut. Menurutnya, kejadian tersebut hanyalah miss komunikasi antara keluarga pasien dengan pegawai puskesmas.

Kemungkinan menurut Hellen saat itu pihak keluarga tengah dirundung kepanikan, sehingga sempat terjadi ketegangan antara keluarga dan pegawai puskesmas.

" Marah-marah dan pengancaman itu juga tidak benar. Banyak saksi yang melihat waktu itu kok. Ini hanya miss komunikasi saja, kami memaklumi mungkin keluarga pasien panik sehingga pengennya cepat dditanggapi," ujar Helen, kepada bangkapos.com, Selasa (17/7/2018).(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer