Kanal

Hanya 60 Desa di Babel yang Dapat Bantuan Gubernur Rp 100 Juta

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Babel, Yuliswan. - Bangka Pos/Krisyanidayati

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2018 batal memberikan bantuan gubernur Rp 100 juta ke 309 desa di Babel lantaran kekurangan dana.

Mulanya, Pemprov Babel merencanakan akan memberikan bantuan Rp 100 juta/desa, yang nantinya digunakan untuk mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berbasis potensi desa dan membentuk berkah mart.

Namun, bantuan ini hanya akan diberikan bagi sekitar 60 desa yang bisa yang memang sudah betul-betul siap menyampaikan proposal dan menjalankan berkah mart, dengan bukti telah tersedianya gedung untuk berkah mart dan beberapa hal lainnya.

"Bangub yang Rp 100, awalnya akan diberikan ke 309 desa karena anggaran terbatas dananya cuma ada Rp 6 miliar jadi hanya sekitar 60 desa yang dapat," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Babel, Yuliswan usia menghadiri pertemuan dengan kepala desa, di ruang Pasir Padi, Kamis (19/7/2018).

Yuliswan menyebutkan, ini akan diberikan secara bertahap. Desa yang sudah siap menyampaikan proposalnya ke dinas yang dipimpinnya untuk diverifikasi.

"Awal ini bertahap 60 desa dulu, kalau ada tambahan lagi dana kita tambah lagi. Ini juga untuk memacu desa-desa agar mereka bersaing menjadi yang terbaik. Semoga nanti juga ada tambahan dana dari pusat," ujarnya.

Ia merinci persyaratan desa yang bisa mendapatkan bantuan diantaranya harus memiliki BUMDes.

Selain itu, sudah berorientasi pada pengembangan berkah mart untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa.

"Ini nantinya akan diberikan desa yang Bumdesnya sudah siap, punya tempat, karena ini dana digunakan untuk berkah mart," katanya.

Ia mewanti-wanti, agar bantuan yang diberikan Gubernur ini tidak digunakan untuk membayar gaji perangkat desa.

"Ingat bantuan yang diberikan pak gubernur untuk bumdes, enggak boleh untuk gaji. Kalau udah untung boleh lah, sama juga dengan dana desa enggak boleh pakai untuk gaji, gaji itu dari ADD yang kabupaten," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Kronologi Anggota The Jak Mania Tewas Dikeroyok Oknum Suporter Persib, sempat Minta Tolong

Berita Populer