Kanal

Harga Telur Melonjak Tinggi, Ini Harapan Pedagang Telur di Pasar Pagi Pangkalpinang

Pedagang telor di Pasar Pagi Pangkalpinang, Muhammad Abdul Ais - Bangka Pos / Adinda Rizki Amanda

Laporan Wartawan Bangka Pos Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA -Muhammad Abdul Ais (50) warga Kampung Asem Pangkalpinang satu dari pedagang telur yang sudah berjualan selama 30 tahun di Pasar Pagi Pangkalpinang, Senin (23/7/2018).

Ia yang sehari-hari berjualan telur hanya bisa menggantung hidupnya dari keuntungan berjualan telur.

"Saya dari dulu sudah jualan telur, pernah saya mau jualan makanan tapi saya ga bisa masak mau kerja yang lainpun saya ga ada keahlian"ungkapnya.

Melonjaknya harga telor hingga Rp.1700 per butir membuat Abdul hanya bisa berharap pemerintah bisa lebih perhatian dengan nasib pedagang-pedagang kecil lainnya.

"Harapannya harga telur bisa stabil lagi dan pemerintah bisa lebih perhatian pada nasib kami sebagai pedagang. Lonjakan harga telur sekarang adalah yang paling tinggi selama saya jualan"jelasnya.

Abdul yang mulai jualan sejak pukul 06.00 Wib hingga 10.00 Wib menungkapkan lonjakan harga telor yang naik ini terjadi paska lebaran idul Fitri tahun ini

"Sebelum lebaran harga telur masih stabil yakni kisaran Rp.1200-1500 tapi sekarang sudah mulai naik hingga Rp.1700 per butir"imbuhnya.(*)

Penulis: Adinda Rizki Amanda
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer