Kanal

Tiga Hal Pemicu Penyakit Kanker Menurut Ahli Kanker Kandungan

Ratusan peserta ikuti seminar edukasi reproduksi wanita di graha timah, Senin (30/7/2018). - bangka pos/ira kurniati

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penyakit kanker dapat menyerang tubuh siapa saja. Hal itu disebabkan karena sel normal terpapar konsentrasi karsinogen yang masuk kedalam tubuh. Karsinogen merupakan zat-zat penyebab terjadinya kanker.

Ahli kanker kandungan, dr Toto Imam Soeparmono, Sp. OG (K) onk, mengatakan secara umum kanker bisa dipicu dari asupan makanan yang masuk kedalam tubuh. Seperti formalin, boraks, pemanis buatan ataupun pewarna tekstil yang tercampur pada makanan.

"pernahkan ibu-ibu terpikir makanan yang dimakan ini ada formalinnya, atau boraks dan sebagainya. Dari makanan itu mengandunh banyak karsinogen dan nantinya jika berulang konsumsi sama akan menumpuk dan menjadi cikal bakal kanker." ujar Toto dihadapan ratusan peserta seminar edukasi reproduksi wanita di graha timah, Senin (30/7/2018).

Baca: Hanya Untuk Beli Jam Tangan Ini, Nikita Mirzani Rela Habiskan Uang 480 Juta

Rutin konsumsi minuman kemasan dan makanan yang mengandung MSG (Monosodium Glutamat) ataupun micin secara berulang dalam waktu yang cukup panjang, dapat mempengaruhi kerja usus maupun menyebabkan gangguan pada ginjal. Atau bisa juga memicu kanker.

Selain makanan, ia juga mengatakan bahwa asap maupun polusi juga memicu timbulnya zat-zat penyebab kanker. Udara yang dihidup juga dapat mengandung karsinogen, yang masuk melalui darah dan menembus hingga paru-paru.

"jangan sesekali merokok. Asap rokok itu mengandung karsinogen. Berdasarkan penelitian, orang yang merokok cenderung lebih mudah terkena penyakit kanker. Karena sudah menembus paru-parunya. Apalagi merokok tiap hari bahkan menahun." kata Dokter yang berusia 58 tahun itu.

Selain itu, ia menambahkan bahwa hal yang dapat menjadi cikal bakal terjadinya kanker yakni radiasi. Baik itu handphone, laptop/komputer atau alat elektronik lainnya. Ia menyebutkan radiasi handphone sangat besar pengaruhnya jika ditempelkan langsunh ditelinga saat melakukan panggilan telepon.

Menurutnya, hal tersebut jika dilakukan oleh orang dewasa akan menyebabkan gangguan dan radiasi pada sel-sel sekitar telinga. Namun bagi anak balita, paparan radiasi tak hanya disekitar telinga, namun menyebar hingga ke otak.

Ia pun menganjurkan untuk mengangkat panggilan telepon melalui fitur loadspeaker atau tidak bertempelan langsung dengan handphone ditelinga.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com

Petinju 13 Tahun yang Bertanding demi Ekonomi Keluarga Meninggal Seusai Pertandingan, Videonya Viral

Berita Populer