Kanal

Molen Jelaskan Soal 100 Hari Kerja dan Rumor Perombakan Pejabat Setelah Dilantik Nanti

Wali Kota Pangkalpinang 2018-2023 terpilih Maulan Aklil (Molen). - BANGKA POS/DEDY QURNIAWAN

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- "Dalam 100 hari kerja saya akan memperkuat internal pemerintah, para pasukan Aparatur Sipil Negara. Kawan-kawan di kepolisian, kejaksaan dan lainnya kan kami datangi untuk sowan. Belum dilantik pun, kami sudah sowan. Biar cepat kerjanya," kata Wali Kota Pangkalpinang periode 2018-2023 terpilih, Maulan Aklil (Molen) kepada wartawan seusai menghadiri paripurna DPRD Pangkalpinang, Rabu (1/8/2018).

Dia menjelaskan mengenai target kerjanya selama 100 hari ke depan setelah dilantik nantinya.

Molen mengaku akan membangun Pangkalpinang dengan niat yang tulus dan ikhlas. Dia mengatakan memerlukan dukungan dan kerja sama yang baik berbagai pihak untuk membangun Pangkalpinang.

"Kami akan membangun Pangkalpinang dimulai dari apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,"ujarnya.

Dia menjelaskan, sebagai wali kota terpilih, ia akan mensinkronisasikan pembahasan anggaran 2019 dengan program kerja. Kata dia, ini diakomodir pada Permendagri nomor 22 tahun 2018 .

"Contoh, pada 2019, mengenai komitmen-komitmen politik kami, itu sudah bisa kami masukkan. Walaupun belum 100 persen," ucapnya.

Mengenai rumor perombakan pejabat ASN setelah ia terpilih, Molen menjawab bahwa ia bukan pemimpin "kerdil".

Menurut dia, saat ia telah dilantik, ia bukan lagi milik sebagian golongan saja, melainkan milik seluruh masyarakat Pangkalpinang.

"Artinya lupakan perbedaan yang ada‎. Jangan berpikir takut, kerdil. Artinya, siapa (pejabat) yang punya komitmen, punya ritme yang bagus, bisa mengikuti ritme kerja, akan saya ambil, saya tidak peduli dia mau dari mana," ucapnya.

Dia juga mengatakan, hingga hari ini belum ada rencana mendatangkan pejabat dari luar untuk bertugas di Pemkot Pangkalpinang.

Molen mengatakan, ia akan mengoptimalkan sumber daya manusia di Pemkot Pangkalpinang yang ada saat ini.

"Sampai sekarang belum ada pejabat luar yang akan dibawa (Pemkot Pangkalpinang), kami akan berupaya memanfaatkan sumber daya yang ada, recovery kalau yang rusak. Kalau dikasih orang yang bagus, kemudian jadi pemimpin bagus, itu biasa. Tapi kalau dikasih orang yang sakit, kemudian jadi bagus, itu yang asyik," tutur Molen. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer